Kemenhut: 12,3 Juta Hektare Lahan Kritis Perlu Segera Direhabilitasi
Kemenhut mencatat 12,3 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan rehabilitasi di tengah ancaman El Nino dan meningkatnya risiko karhutla.
Wakil Presiden, Ma\'ruf Amin. /Dokumentasi KIP-Setwapres
Harianjogja.com, JAKARTA - Kesal dengan Wakil Presiden Maruf Amin ternyata menjadi alsan seorang lelaki yang merupakan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengunggah foto Maruf Amin dengan bintang porno Shigeo Tokuda atau Kakek Sugiono.
Foto Maruf Amin disejajarkan dengan Kakek Sugiono. Kolase foto itu sengaja diposting sendiri di Facebook dirinya. Setelah menjadi viral, yang bersangkutan menghapus dan membuat permintaan maaf.
Lelaki itu adalah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Tanjungbalai. KPU Tanjungbalai, Sumatera Utara telah memanggil oknum PPK tersebut.
Komisioner KPU Tanjungbalai Divisi Teknis, Muhammad Guntur menjelaskan pemasang foto Maruf Amin dengan bintang porno itu sudah minta maaf lewat keterangan tertulis.
"Dia sudah buat juga permintaan maaf ke publik melalui akun itu. Secara tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara, dia tidak ada melanggar," ujarnya mengutip Suara.com--jaringan Harianjogja.com, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga: 3 Ponpes di Sleman Jadi Klaster Covid-19, Dinkes Perketat Rekomendasi Operasional
Anggota PKK menyatakan siap mengundurkan. Dia akan fokus menyelesaikan persoalan atas postingannya. "Dia menyatakan akan mundur, tapi masih lisan. Sampai saat ini saya belum tahu apakah pengunduran secara resmi sudah disampaikan ke KPU," jelasnya.
Diberitakan, GP Ansor Tanjungbalai melaporkan pemilik akun Facebook ke polisi karena menyebar postingan kolase foto Maruf Amin disandingkan Kakek Sugiono.
Pemilik akun telah dipanggil untuk diminta klarifikasi dihadapan PCNU, GP Ansor Kota Tanjungbalai, dan MUI Kota Tanjungbalai. Dari hasil Tabayyun yang dilakukan, pemilik akun mengaku kesal dengan Maruf Amin.
Baca Juga: Beasiswa LPDP 2020 Dibuka 6 Oktober, Begini Pendaftarannya
Pantauan Suara.com, pemilik akun telah menghapus postingan bernada penghinaan tersebut.
Dalam postingannya kolase foto pemilik akun menulis \'Jangan kau jadikan dirimu seperti Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Diusia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat\'.
Belakangan postingan itu telah dihapus dan diganti dengan permintaan maaf oleh pemilik akun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kemenhut mencatat 12,3 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan rehabilitasi di tengah ancaman El Nino dan meningkatnya risiko karhutla.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Tarif masuk pantai Bantul sisi barat turun jadi Rp5.000. Pemkab optimistis kunjungan naik dan PAD ikut terdongkrak.
Pendidikan DIY diperkuat melalui kolaborasi daerah, digitalisasi data, dan strategi menekan anak tidak sekolah dalam KPI 2026 di UNY.
Pemkab Klaten luncurkan beasiswa kuliah Rp1 miliar. Bupati Hamenang pastikan akses pendidikan merata bagi warga kurang mampu.
Jadwal KRL Jogja–Solo Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.