Advertisement
Ribuan Warga Indonesia Mendatfar Suntik Vaksin Corona Buatan China
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Vaksin Corona buatan China akan diuji klinis di Indonesia.
Antusiasme masyarakat terhadap vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang akan diuji klinis di Bandung terbukti cukup tinggi.
Advertisement
Dilansir ANTARA, data terkini dari Tim Riset Universitas Padjajaran untuk Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac menyebut, sebanyak 1.866 orang sudah mendaftar untuk menjadi relawan dalam uji klinis vaksin Covid-19 di Kota Bandung.
"Sesuai harapan, animo masyarakat tinggi Alhamdulillah," kata Juru Bicara Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac dr Rodman Tarigan di Bandung, Minggu (16/8/2020).
BACA JUGA: Geger Pesta Pernikahan di Gunungkidul, Pengantinnya Ternyata Positif Covid-19
Menurut Rodman, sesuai jadwal yang telah ditetapkan pendaftaran calon relawan uji klinis vaksin akan dibuka hingga 31 Agustus 2020.
Pendaftaran relawan uji klinis vaksin Covid-19, ia melanjutkan, akan ditutup setelah tim mendapatkan 1.620 orang yang memenuhi kriteria untuk menjadi relawan dalam uji klinis vaksin.
"Kita harapkan yang 1.620 sesuai kriteria, kalau terpenuhi kriteria 1.620 orang ditutup untuk pendaftaran," katanya.
Tim riset melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menilai apakah pendaftar memenuhi kriteria untuk menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.
Sampai saat ini sudah ada 100 lebih orang yang memenuhi kriteria menjadi relawan dan mendapat suntikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac, perusahaan farmasi yang berpusat di China.
Uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac dipusatkan di enam tempat di Kota Bandung, yakni Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjajaran, Balai Kesehatan Universitas Padjajaran, Puskesmas Garuda, Puskesmas Sukapakir, Puskesmas Dago, dan Puskemas Ciumbuleuit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dana Hibah Padukuhan Sleman Rp30,3 Miliar Masih Tunggu Regulasi
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- YKC10K 2026 Digelar 8 Februari, Tantang 1.000 Pelari di Jogja
- Ilmu Komunikasi Unisa Gandeng UiTM Perkuat Publikasi Internasional
- Saudi Tegaskan Pilih Jalur Damai, Bantah Dorong AS Serang Iran
- Perempuan Ditemukan Tewas di Banguntapan, Polisi Telusuri Penyebabnya
- Dosen Gizi Unisa Jogja Jelaskan Fakta di Balik Es Gabus Viral
- Suami Istri Tewas Kesetrum Aliran Listrik di Piyungan Bantul
- Ombak Laut Selatan Tempa Peselancar Cilik Parangtritis
Advertisement
Advertisement



