Indonesia Laporkan Lebih dari 1.800 Covid-19 Sehari, Malaysia Cuma 15 Kasus

Ilustrasi. - Freepik
06 Agustus 2020 22:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Temuan kasus Covid-19 di Malaysia jauh lebih sedikit dibandingkan Indonesia.

Malaysia masih mencatatkan kasus baru virus Corona Covid-19, di tengah persiapan menuju kenormalan baru.

Dilansir Anadolu Agency, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham mengatakan ada 15 kasus baru Covid-19, menjadi total kasus mencapai 9.038.

Ada tambahan 11 pasien sembuh, menjadikan total pasien sembuh tercatat 8.713 orang.

"Kini ada 200 kasus aktif Covid-19," kata dia.

Sementara itu, Malaysia juga melaporkan tidak ada kasus kematian Covid-19 pada hari ini. "Total kasus kematian Covid-19 mencapai 125 jiwa," ucap dia.

Sebelum ini, Malaysia menerapkan aturan karantina atau lockdown ketat semenjak negara itu mencatat ada temuan kasus virus corona.

Akibat aturan lockdown itu, menyebabkan ribuah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ada di Negari Jiran itu memilih pulang kampung.

Situasi di Indonesia berbanding terbalik dengan Malaysia yang cukup terkendali. Indonesia mengumumkan 1.882 kasus baru Covid-19 pada Kamis, sehingga total kasus seluruhnya menjadi 118.753 orang.


Menurut data resmi pemerintah, kasus sembuh bertambah 1.756 orang dalam 24 jam terakhir sehingga total kasus sembuh menjadi 75.645 orang.

Sementara itu, sebanyak 69 pasien Covid-19 meninggal dalam 24 jam terakhir sehingga total kasus kematian menjadi 5.521 orang.

Kasus baru tersebut didapat dari pemeriksaan terhadap 29 ribu spesimen dalam 24 jam terakhir.

Penambahan kasus harian tertinggi dilaporkan oleh DKI Jakarta yakni 556 orang, sehingga total kasusnya menjadi 23.936.

Ini merupakan lonjakan harian kedua tertinggi yang dilaporkan DKI Jakarta, setelah pada 29 Juli lalu ditemukan 585 kasus baru dalam sehari di ibu kota.

Selanjutnya, Provinsi Jawa Timur melaporkan 286 kasus baru, kemudian Sulawesi Selatan melaporkan 182 kasus baru, dan Jawa Tengah melaporkan 115 kasus baru.

Sebanyak 37.587 orang masih dirawat dan 91 ribu orang berstatus sebagai suspect.

Sumber : Suara.com