Patok Jalan Tol Jogja-Solo Mulai Dipasang

Patok Tol Jogja-Solo di Klaten. - JIBI/Solopos.com
01 Agustus 2020 07:27 WIB Taufik Sidik Prakoso News Share :

Harianjogja.com, KLATEN - Lahan yang bakal dilewati Tol Solo-Jogja di sejumlah kecamatan di Klaten, Jawa Tengah, mulai dipasangi patok.

Pemasangan patok itu sudah dilakukan selama beberapa hari terakhir terutama di wilayah Klaten sisi utara seperti Kecamatan Delanggu dan Polanharjo.

Patok Tol Jogja-Solo itu berbentuk silinder berbahan peralon dengan bagian tengah dicor itu berderet di lahan pertanian serta tepi jalan.

BACA JUGA: MotoGP Malaysia Musim Ini Dibatalkan karena Covid-19

Ada patok yang dicat merah-putih serta patok berwarna kuning. Penampakan patok itu seperti yang terlihat di wilayah Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo.

Salah satu warga Desa Glagahwangi, Sriyono, mengatakan pemasangan patok jalan tol Solo-Jogja itu dilakukan selama dua hari yakni Rabu-Kamis (28-30/7/2020). Patok dipasang persis di sejumlah bidang yang bakal terdampak tol.

"Pertama itu dipasang patok berupa bambu kemudian dipasang patok yang seperti saat ini. Sebelum memasang patok yang berwarna merah-putih itu, dari kejauhan ada yang bertugas melihat menggunakan alat seperti keker. Mungkin untuk memastikan lokasinya," jelas dia saat ditemui Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Glagahwangi, Kamis (30/7/2020).

Sriyono mengatakan patok dipasang pada lahan milik warga. Soal tujuan pemasangan patok itu, warga belum mengetahui.

Hingga kini, warga juga masih belum menerima sosialisasi rencana pembangunan jalan tol yang melintasi wilayah Glagahwangi.

Di Desa Kapungan yang berada di utara Glagahwangi, patok bercat merah-putih juga terlihat berderet di sawah. Diantara patok merah-putih terlihat patok bercat kuning.

Kepala Desa Kapungan, Rahim Fauzi, membenarkan pemasangan patok itu dilakukan untuk kepentingan rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja.

Sebelumnya ada petugas yang mendatangi kantor desa untuk memasang patok-patok tersebut. Petugas itu meminta ada perangkat desa yang ikut mendampingi pemasangan. "Pemasangan patok kali terakhir dilakukan Rabu [29/7/2020]," tutur dia.

Rahim menuturkan warga sudah diberi tahu mengenai pemasangan pasok jalan tol Solo-Jogja tersebut yang disampaikan ke masing-masing ketua RT.

Rahim mengatakan berdasarkan data calon bidang terdampak jalan tol Solo-Jogja, luas lahan yang terdampak di wilayah Kapungan sekitar 25 ha.

Ihwal rencana pembangunan jalan tol, Rahim menjelaskan pemerintah desa akan mendukung rencana proyek strategis nasional tersebut.

Sumber : JIBI/Solopos