Bupati Magelang Zaenal Arifin: Pemotongan dan Pembagian Kurban Tetap Sesuai Protokol Kesehatan

Bupati Magelang, Zaenal Arifin saat menyerahkan hewan kurban kepada, Imam Masjid An-Nur, KH Afiffudin LC. - Ist
31 Juli 2020 13:07 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG -- Usai melaksanakan solat Iduladha 1441 Hijriyah di Masjid An-Nur Kota Mungkid, Bupati Magelang, Zaenal Arifin didampingi jajaran Forkopimda menyerahkan hewan kurban kepada, Imam Masjid An-Nur, KH Afiffudin LC.

Perayaan Iduladha kali ini berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, pasalnya kegiatan solat Iduladha di Masjid An-Nur tahun ini harus dibatasi kuotanya dengan alasan protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, proses pemotongan hewan kurban pun tidak dilakukan secara langsung di Masjid An-Nur melainkan dialihkan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Muntilan.

"Pelaksanaan Iduladhanya tetap sama, yang berbeda adalah suasana kebatinannya karena adanya pandemi Covid-19. Maka kami pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan solat Idul Adha ini," ujar, Bupati Magelang, Zaenal Arifin usai melaksanakan solat Idul Adha di Masjid An-Nur Kota Mungkid, Jumat (31/7/2020).

Bahkan, lanjut Zaenal, untuk hewan kurban pun disarankan untuk tidak dilakukan pemotongan sendiri seperti di tahun-tahun sebelumnya, disarankan untuk diserahkan di RPH untuk menghindari kerumunan mengedepankan social distancing (jaga jarak).

Sementara terkait pembagian daging kurban, Zaenal menjelaskan, akan mengikuti regulasi kewenangan dari Masjid An-Nur sendiri dengan mematuhi protokol kesehatan juga.

"Mestinya akan diantarkan door to door nantinya sesuai pendataan yang sudah dilakukan [yang berhak menerima]," kata Zaenal.

Sedangkan, Kasubag Bina Mental Spiritual Bagian Kesra Kabupaten Magelang, Hamron Efendi menyebutkan, jumlah hewan kurban yang diserahkan di Masjid An-Nur tahun ini tidak jauh berbeda dengan Iduladha tahun lalu meski dalam masa kondisi pandemi. Hewan kurban yang telah diterima oleh panitia terdiri dari sembilan ekor sapi dan tujuh ekor kambing yang berasal dari berbagai instansi.

"Ada satu ekor sapi yang disembelih di Grobogan [Program Baznas Provinsi] dan akan dikembalikan lagi di Magelang dalam bentuk kaleng. Ini nantinya akan diserahkan kepada masyarakat terdampak Covid-19," kata, Hamron.