Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Kembali Bersekolah Gratis
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Ilustrasi aliran sesat./Okezone
Harianjogja.com, PADANG - Kepercayaan baru bernama \'Agama Muslim\' di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) yang muncul belakangan ini, merupakan aliran sesat. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah.
"Dari namanya Agama Muslim itu sudah menunjulkan tidak benar, aliran ini jelas sesat," kata Ikhsan kepada Okezone--jaringan Harianjogja.com, Jakarta, Senin (27/7/2020).
Menurut Ikhsan, kepada seluruh pengikut dan penganut aliran itu harus diberikan pembinaan dan pemahaman. Tujuannya agar kembali menjalankan syariat Islam yang benar.
"Dan pengikutnya wajib diberikan pembinaan dan bimbingan agar kembali kepada ajaran Islam yang benar," ujar Ikhsan.
Baca Juga: Muncul \'Agama Muslim\', Aliran Kepercayaan yang Tak Percaya Allah SWT dan Tak Wajibkan Salat
Agar tak membuat gaduh dan melebar, Ikhsan meminta kepada aparat untuk turun tangan melakukan pencegahan terkait dengan aliran tersebut.
"Maka Jaksa Agung Muda Intelejen diharapkan dapat lebih aktif lagi melakukan pengawasan aliran kepercayaan di masyarakat. Sehingga terdeteksi sejak dini," tutur Ikhsan.
Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Solok, Ulfan Yustian Arif menjelaskan, awal mula informasi aliran baru tersebut dari informasi masyarakat pada April lalu.
Mulanya ada seorang warga di Kabupaten Solok yang ditawarkan saudaranya untuk belajar ajaran agama di Kota Padang. Ia kemudian belajar ke Kota Padang dengan seorang yang diduga penyebar utama aliran tersebut berinsial U.
"Dari informasi yang kami peroleh oknum yang jadi penyebar pertama di lokasi itu (Solok) sekitar pertengahan 2019 lalu di Kota Padang," kata Ulfan dalam iNews TV bertajuk \'Geger Agama Baru\', Minggu 26 Juli.
Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Heboh Aliran \'Agama Muslim\' di Solok, MUI: Dari Namanya Itu Menunjukan Sesat"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.