Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas RI kepada Investor Rusia
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi PT Bio Farma di Kota Bandung, Jumat (24/4/2020). Bio Farma menargetkan bisa memulai produksi vaksin merah putih pada tahun depan./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – PT Bio Farma (Persero) optimis pembuatan vaksin untuk mengatasi virus corona (Covid-19) bisa rampung pada akhir 2021. Bila berjalan sesuai rencana, Bio Farma mengklaim bisa memproduksi vaksin sebanyak 250 juta dosis per tahun.
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dalam pembuatan vaksin. Dia menjelaskan LBM Eijkman akan mengirimkan bibit vaksin pada kuartal I/2021. Kemudian, pada kuartal III hingga kuartal IV akan dilakukan uji klinis.
BACA JUGA : Seberapa Dekat Vaksin Virus Corona Bisa Diproduksi Massal
“Bila berjalan lancar, maka di akhir 2021 sudah bisa kami produksi [Vaksin Merah Putih] secara masal,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (15/7/2020).
Honesti mengungkapkan, pengembangan vaksin dilakukan melalui vaksin protein rekombinan yang akan menjadi produk mandiri Indonesia. Saat ini LBM eijkman tengah mengembangkan cara untuk mendapatkan bibit vaksin dari virus corona.
Honesti pun mengungkapkan bahwa mulai dari kuartal I/2020 setelah bibit vaksin diterima, peran dari pihaknya akan dibagi menjadi tiga tahap uji klinis.Uji klinis tahap pertama diperlukan untuk melihat keamanan vaksin. Uji klinis tahap satu akan dicoba ke manusia secara terbatas.
“Sementara itu, uji klinis tahap kedua lebih ke khasiat dari vaksin. Kalau bagus akan masuk ke uji klinis tahap tiga yang lebih banyak sampel untuk uji vaksinnya [ke manusia], kalau ini bagus akan kami proses secara masal,” Jelas Honesti.
Dia mengungkapkan bahwa diperlukan dana sekitar Rp 103,7 miliar untuk pengembangan vaksin Covid-19 mulai dari tahap I hingga tahap III. Menurutnya, untuk Rp 63,2 miliar akan diperuntukan bagi pengembangan vaksin nasional yang dilakukan sejumlah lembaga penelitian di bawah koordinasi Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.
BACA JUGA : Vaksin Corona Indonesia Diprioritaskan untuk Lansia
Sementara itu, sisanya Rp 40,5 miliar untuk kolaborasi uji klinis Bio Farma bersama Sinovac Biotech Ltd, perusahaan biofarmasi asal Cina.Bio Farma telah mengantongi uji klinis vaksin Covid-19 buatan Sinovac.
Honesti mengatakan uji klinis ini akan dilakukan di fasilitas milik perseroan di Bandung pada Agustus mendatang, berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
Loket Pajak Kendaraan hadir di Teras Malioboro Beskalan, Sabtu 12 September 2026. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan STNK tahunan.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.
Presiden Prabowo tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS ke-18 yang berlangsung 12-13 September 2026.