Iran Klaim Serang 18 Aset Militer AS, Selat Hormuz Memanas
Iran mengklaim menyerang 18 aset militer AS di Kuwait dan Bahrain. Ketegangan Timur Tengah meningkat seiring memanasnya konflik Selat Hormuz.
Para peneliti di dunia tengah berlomba untuk menciptakan vaksin virus corona (Covid-19) yang efektif./Euronews
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin Covid-19 buatan Republik Indonesia (RI) diperkirakan baru tersedia dan dapat diproduksi ke masyarakat pada pertengahan 2021. Hal tersebut disampaikan oleh anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 pusat dr Reisa Broto Asmoro.
“Ketua konsorsium riset dan inovasi COVID-19 Kementerian Riset dan Teknologi Prof Ali Ghufron Mukti memprediksi vaksin lokal akan diproduksi massal pada pertengahan 2021,” katanya di Graha BNPB Jakarta, Selasa (7/7/2020).
Ia mengatakan vaksin tersebut akan diutamakan kepada populasi yang paling berisiko yaitu kaum lanjut usia (lansia) atau mereka yang mempunyai penyakit penyerta.
Kelompok masyarakat yang masuk kategori tersebut, kata dia, membutuhkan sekali perlindungan COVID-19.
Ia menambahkan upaya pembuatan vaksin tidak hanya dilakukan Indonesia secara mandiri namun juga bekerja sama dengan perusahaan Korea Selatan.
“Ini bukti bukan hanya kita yang bergotong royong tapi semua masyarakat dunia menunjukkan kekompakan melawan pandemi secara bersama,” katanya.
Menurut dia dari 15 tahapan yang harus dilalui, saat ini calon vaksin buatan anak negeri telah berhasil melalui delapan tahapan. Tujuh tahapan berikutnya membutuhkan waktu yang cukup lama.
Meskipun saat ini Indonesia sedang berupaya menciptakan vaksin COVID-19, kata dia, namun vaksin buatan negara lain juga dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat di Tanah Air.
Saat ini, kata dia, setidaknya ada beberapa calon vaksin dalam tahap uji klinis ke manusia yaitu di China, Amerika Serikat dan Inggris. Dua uji coba dilakukan mengambil tempat di Australia, Jerman dan Rusia.
“Tentunya ini perkembangan yang baik dan berita yang mengembirakan dari dunia ilmu pengetahuan terutama kemajuan teknologi kesehatan,” katanya.
Masyarakat terus diingatkan bahwa sebelum vaksin COVID-19 ditemukan dan diproduksi massal, maka setiap orang wajib menerapkan protokol kesehatan, demikian Reisa Broto Asmoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran mengklaim menyerang 18 aset militer AS di Kuwait dan Bahrain. Ketegangan Timur Tengah meningkat seiring memanasnya konflik Selat Hormuz.
Timnas Indonesia U-19 hadapi Australia di semifinal AFF U-19 2026. Ini susunan pemain dan prediksi laga.
Penjualan Pertamax di Gunungkidul turun hingga 60% usai harga naik. Pelaku Pertashop mengeluhkan dampaknya.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi raih penghargaan penggerak UMKM dan ekonomi kreatif di Top Regional Leader 2026.
Kulonprogo berharap relaksasi aturan belanja pegawai 30 persen APBD. Ini strategi efisiensi yang disiapkan Pemkab.
Daftar lagu Piala Dunia dari 1990 hingga 2026, dari Waka Waka hingga Dai Dai, penuh kolaborasi artis dunia.