Hasil Penyelidikan, Pesawat Ukraina yang Jatuh Januari Lalu Kesalahan Militer Iran

Ilustrasi pesawat terbang - Pixabay
13 Juli 2020 23:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, TEHERAN - Masih ingat dengan peristiwa jatuhnya pesawat komersial Ukraina di Teheran pada Januari lalu? Penyelidik mengatakan bahwa insiden itu ternyata disebabkan oleh serangkaian kesalahan oleh militer Iran.

Penerbangan Ukraina International Airlines 752 ditembak jatuh tak lama setelah berangkat dari Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran pada 8 Januari.

Laporan sementara yang dirilis Organisasi Penerbangan Sipil Iran (CAOI) pada Sabtu (12/7/2020) telah menguraikan rantai kesalahan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), yang mengakibatkan kematian semua 176 orang di dalam pesawat.

Insiden itu terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara Iran dengan Amerika Serikat menyusul pembunuhan Jenderal pasukan elite Quds, Qassem Soleimani di Irak.

Pertahanan udara Iran telah siaga tinggi pada saat itu dan Iran baru saja meluncurkan serangkaian tembakan rudal ke pangkalan-pangkalan AS di Irak sebagai pembalasan beberapa jam sebelum jatuhnya pesawat tersebut.

Versi lengkap dari laporan CAOI belum tersedia untuk umum, tetapi kutipannya telah diterbitkan oleh kantor berita negara, Fars.

Dalam temuannya, CAOI mengatakan pesawat penumpang itu melakukan perjalanan di koridor penerbangan normal, tetapi unit pertahanan udara yang menargetkannya baru saja dipindahkan dan gagal dikalibrasi baik, menyebabkannya salah mengidentifikasi pesawat sipil itu sebagai objek bermusuhan.

Laporan itu juga mengatakan sistem rudal itu tidak dapat berkomunikasi dengan pusat komando mereka, dan menembaki pesawat tanpa menerima persetujuan resmi.

"Jika masing-masing [masalah] tidak muncul, pesawat tidak akan menjadi sasaran," demikian disimpulkan CAOI dalam laporannya sebagaimana dilansir BBC, mengutip Okezone--jaringan Harianjogja.com.

Bulan lalu, otoritas Iran mengatakan enam orang telah ditangkap atas insiden itu.

Para penyelidik mengatakan bahwa pekerjaan mereka bukan untuk menentukan siapa yang bersalah, tetapi untuk mencegah kecelakaan di masa depan dengan mengekspos penyimpangan yang terjadi dalam sistem.

Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Hasil Penyelidikan: Pesawat Penumpang Ukraina Ditembak Jatuh di Iran karena "Kesalahan Manusia"

Sumber : Okezone