Viral Tambal Ban Bocor Bertarif Rp600.000, Pihak Bengkel Beri Penjelasan Begini

Ilustrasi. - Freepik
06 Juli 2020 12:13 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, BANYUWANGI- Seorang pemilik mobil di Banyuwangi bernama Agustin mengalami kejadian tidak terduga. Ia harus merogoh kantongnya hingga Rp600.000 untuk membayar sebuah jasa menambal ban mobil yang bocor.

Peristiwa itu bermula saat perempuan 39 tahun itu membawa mobilnya ke bengkel tambal ban tubles di Jalan Dr Sutomo Banyuwangi, Jumat (3/7/2020). Ia berniat menambal ban serep dan mengganti velg.

"Saya itu berniat nambal ban serep dan mengganti velg roda depan dengan velg serep ini. Karena velg sisi kiri depan itu nggak presisi," kata Agustin seperti dilansir Timesindonesia.co.id-jaringan Suara.com.

Baca juga: Wajahnya Terlihat Jelas di CCTV Saat Bobol Toko Optik di Kulonprogo, Residivis Langsung Diciduk

Saat dilayani salah satu pegawainya, ban mobil tersebut hendak ditambal dengan metode pres silikon. Metode tambal jenis itu diakui sebagai metode penambalan yang paling bagus di tempat tersebut.

Namun tanpa memberikan informasi harga dan detail metode tambal tersebut, pihak bengkel langsung mengerjakannya.

"Waktu mau dipasang, saya juga ditawari untuk merapikan bekas tambalan yang ada di ban depan. Sekali lagi, dia tidak nyebutin harganya berapa. Dia juga nawarin untuk diganti ban bekas seharga Rp 500.000, tapi saya nggak mau. Cukup tambal saja," kata Agustin.

Baca juga: Tempat Hiburan di Sukoharjo Akan Disanksi Jika Beroperasi Sebelum 31 Juli

Betaa terkejutnya Agustin saat pemasangan ban selesai, ia disodori tagihan Rp600.000. Dia yang tidak menyangka tarifnya akan setinggi itu, mengaku kecewa dengan model pelayanan jasa tambal ban dari bengkel tersebut.

Menurutnya, harga itu tidak masuk akal. "Saya merasa dikerjain di sini. Harganya itu nggak masuk akal. Untung saja saya bawa uang cukup di dompet. Ya saya bayar saja Rp 550.000 untuk tambal ban dan Rp50.000 untuk biaya oper velg," katanya.

Pihak bengkel ketika dikonfirmasi pun membenarkan. Salah satu petugas bengkel bernama Eko menjelaskan patokan harga tersebut berdasarkan ukuran ban dan letak posisi kebocoran. Apalagi, mesin yang digunakan juga mahal dan bahan harus dipesan secara online.

"Rp600.000 itu nggak dibongkar pasang. Kan satu ban dipres itu Rp250.000. Jadi kita lihat kondisinya," kata

Untuk alasan tidak memberikan sosialisasi harga sebelumnya, pihak bengkel mengakui jika kondisi bengkel saat itu sedang ramai dengan pelanggan.

"Kemarin kan ada nota-nya, kalau mau komplain bisa bilang. Waktu kemarin itu keadaan bengkel ramai. Karena tenaganya cuman dua," katanya.

Sementara itu, saat diperbandingkan dengan bengkel lain di Banyuwangi, harga jasa tambal ban metode pres disebutkan bervariasi tergantung titik lubang kebocoran.

Saiful, seorang pemilik bengkel mobil di Banyuwangi menyebutkan jasa tambal ban tubles biasa itu kisaran Rp25.000 sampai Rp75.000.

"Kita ambil harga itu dari titik lubang bocornya. Kalau harus pres kisaran Rp150.000. Tapi ya harus ditawarkan dulu, mau apa enggak pakai pres karena sedikit mahal memang," katanya.

Sumber : Suara.com