Kemenkeu Perpanjang Dana Rp281 Triliun di Himbara hingga Akhir 2026
Kemenkeu memperpanjang penempatan dana Rp281 triliun di Himbara hingga akhir 2026 dan menyiapkan dana siaga Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas bank.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA--Gempa dengan magnitudo 5.3 mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim) terjadi pukul 02.09 WIB, Minggu (5/7/2020).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resmi di Jakarta, Minggu, menyebutkan pusat gempa berada di laut yang berlokasi sekitar 129 kilometer tenggara Blitar.
BMKG mencatat lokasi gempa bumi ini berada pada titik koordinat 9.29 Lintang Selatan, 112.31 Bujur Timur dengan episentrum gempa terjadi pada kedalaman 79 kilometer.
Gempa bumi magnitudo 5.3 ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG mencatat gempa ini dirasakan sejumlah daerah di Jawa Timur, di antaranya Blitar, Karangkates, Trenggalek, Nganjuk, Pacitan dan Jember dengan Skala Mercalli (MMI) III.
Menurut BMKG, skala MMI III memiliki getaran yang dirasakan nyata dalam rumah.
Sedangkan gempa juga dirasakan di daerah lain, yakni Kulonprogo, Bantul, Cilacap, dan Wonogiri dengan Skala MMI II. Skala MMI II memiliki getaran yang dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkeu memperpanjang penempatan dana Rp281 triliun di Himbara hingga akhir 2026 dan menyiapkan dana siaga Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas bank.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 30 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
BNPB memastikan tidak ada korban jiwa akibat karhutla di Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Simak kronologi dan penanganannya.
Sebanyak 20% SD Negeri di Sleman belum memenuhi kuota rombel SPMB 2026. Disdik memperkuat pendidikan agama dan mengkaji opsi regrouping sekolah.
Refleksi Yogya Kembali mengajak masyarakat meneladani nilai perjuangan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan generasi muda DIY.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.