Pemadaman Bergilir Jaga Keseimbangan Pasokan Listrik
Pemadaman listrik bergilir terjadi di Pulau Jawa akibat gangguan teknis pada dua PLTU besar. Simak penjelasan resmi PLN dan upaya percepatan pemulihan pasokan.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Selama ini banyak studi menyatakan pasien yang sembuh dari virus Corona tak sepenuhnya pulih seperti kondisi sebelum terinfeksi.
Pasien virus Corona atau Covid-19 semakin terserang nyeri misterius bahkan berbulan-bulan setelah mereka dianggap pulih. Demikian seperti dilansir dari New York Post.
“Apa yang kami lihat sangat menakutkan. Lebih dari separuh pasien, berminggu-minggu setelah tes negatif, masih menunjukkan gejala," kata Prof. Gabriel Izbicki dari Pusat Medis Shaare Zedek Yerusalem.
Namun, alih-alih gejala khas Covid-19, banyak pasien melaporkan rasa sakit di tempat yang benar-benar tidak terduga, kata Eran Schenker, direktur sebuah klinik di kota Bnei Brak, kepada surat kabar itu.
"Itu dapat muncul di lengan, kaki, atau tempat lain di mana virus tidak memiliki dampak langsung," kata Schenker.
"Jika Anda bertanya tentang tingkat rasa sakit pada skala 1 hingga 10, bisa 10, dengan orang-orang mengatakan mereka tidak bisa tidur," katanya kepada surat kabar itu.
Mereka yang mengeluhkan rasa sakit kebanyakan dinyatakan positif virus corona pada Maret lalu. Artinya mungkin mereka telah pulih selama berbulan-bulan, meski rasa sakit itu masih muncul.
"Kami melakukan pemindaian dan tidak dapat melihat apa pun, tetapi mereka memiliki rasa sakit ini - kami diberitahu tentang itu lagi dan lagi," katanya.
Seorang pria berusia 55 tahun yang memiliki coronavirus pada bulan Maret sekarang "merasa seperti dia patah," kata istrinya kepada surat kabar itu - meskipun dia dites negatif untuk Covid-19 bulan lalu.
"Dia sebenarnya lebih buruk daripada dia ketika dia dirawat di rumah sakit," katanya kepada surat kabar itu, mengatakan dia sangat lelah, dia sulit berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemadaman listrik bergilir terjadi di Pulau Jawa akibat gangguan teknis pada dua PLTU besar. Simak penjelasan resmi PLN dan upaya percepatan pemulihan pasokan.
Bangkok United resmi melepas Pratama Arhan usai kontrak berakhir. Bek Timnas Indonesia itu catat 15 laga di musim terakhirnya.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 23 Juni 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Mas Marrel serap aspirasi warga Purwosari soal air dan wisata kopi di Menoreh. Infrastruktur dan irigasi jadi perhatian utama.
Pemerintah luncurkan SPHP kedelai subsidi Rp2.000/kg untuk perajin tahu tempe. Kuota awal 250.000 ton dengan anggaran Rp500 miliar.
Revisi UU Hak Cipta diingatkan tak membatasi kreativitas digital. Regulasi harus lindungi kreator tanpa mengancam kebebasan berekspresi.