Advertisement
Bill Gates Prediksi Oktober-November Kasus Covid-19 Melonjak
Ilustrasi - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, NEW YORK - Bill Gates kembali memperingatkan dunia akan gelombang lanjutan pandemi Covid-19. Bill Gates menyebut virus corona akan menginfeksi sejumlah besar manusia pada Oktober-November, bahkan dengan jumlah yang lebih besar.
Dilansir News.com.au, Jumat (26/6/2020) Gates ini memperingatkan AS sebagai negara dengan kasus tertinggi Covid-19. Menurutnya, pada tingkat infeksi tertinggi di periode Oktober-November, Amerika serikat menjadi negara yang paling parah terdampak.
Advertisement
BACA JUGA : Bill Gates: Dunia Tak Siap Hadapi Pandemi Covid-19
"Penanganan lebih baik adalah mengurangi kematian. Tapi, secara khusus memasuki Oktober dan November, hal ini akan kembali dalam jumlah besar. Jika kita tidak mengendalikan tingkah laku kita sebagaimana saat ini," pesannya, dilansir Press TV, Minggu (28/6/2020).
Gates juga mengungkapkan kekecewaannya pada kurangnya tindakan pemerintahan Trump dalam menghentikan penyebaran virus. "Kita sangat perlu memikirkan dunia di sini, dan kalian tahu, bahwa saya masih sangat kecewa, dan tanpa kepemimpinan AS, sangat sulit untuk bersama-sama, kalian tahu, sebuah respons," ujarnya.
"Kabar baiknya hanya angka kematian turun, karena kita mempelajari bagaimana menangani orang-orang dengan lebih baik," tambahnya. "Tapi gambaran dunia dan gambaran AS keduanya lebih suram dari yang saya perkirakan."
BACA JUGA : Catatan Penting Bill Gates Setelah Baca Buku Flu Spanyol
Bill & Melinda Gates Foundation, yayasan amal yang didirikan bersama istrinya, Melinda Gates, pada 2000, menyalurkan US$100 juta untuk memerangi virus corona.
Ini bukan pertama kalinya Gates memperingatkan soal konsekuensi wabah global. Dia telah mengatakan sebelumnya pandemi virus corona akan menyebabkan rasa sakit selama bertahun-tahun yang akan datang.
"Pandemi Covid-19, pandemi modern pertama, akan menentukan era ini," tulis Bill Gates pada bulan April. “Tidak seorang pun yang hidup melalui "Pandemi I" akan pernah melupakannya. Dan tidak mungkin untuk melebih-lebihkan rasa sakit yang dirasakan orang sekarang dan akan terus terasa selama bertahun-tahun mendatang. ”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
- Zulhas Nilai Lima Tahun Tak Cukup Wujudkan Program Prabowo
- Akademisi Diminta Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru
Advertisement
Polres Bantul Buka Layanan SIM Keliling Februari 2026, Ini Jadwalnya
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- BRIN Tekankan Ekosistem Sosial dalam Pelestarian Manuskrip Nusantara
- Bukan Karst Biasa, Badan Geologi Ungkap Keanehan Sinkhole Situjuah
- Mahasiswa Unisa Jogja Terduga Pelaku Kekerasan Diskorsing 2 Semester
- Hujan Berpotensi Guyur Kota Besar Indonesia, Waspadai Cuaca Ekstrem
- KLa Project Rayakan 37 Tahun Bermusik Lewat Konser LUX NOVA
- Beranda Migran Perkuat Pemulihan Psikososial Korban Kebakaran PMI
- Prabowo Siapkan Kampung Haji di Mekkah, Targetkan Biaya Haji Turun
Advertisement
Advertisement



