Bill Gates Prediksi Oktober-November Kasus Covid-19 Melonjak

Ilustrasi - Pixabay
30 Juni 2020 10:47 WIB Jafar Sodiq Assegaf News Share :

Harianjogja.com, NEW YORK - Bill Gates kembali memperingatkan dunia akan gelombang lanjutan pandemi Covid-19. Bill Gates menyebut virus corona akan menginfeksi sejumlah besar manusia pada Oktober-November, bahkan dengan jumlah yang lebih besar.

Dilansir News.com.au, Jumat (26/6/2020) Gates ini memperingatkan AS sebagai negara dengan kasus tertinggi Covid-19. Menurutnya, pada tingkat infeksi tertinggi di periode Oktober-November, Amerika serikat menjadi negara yang paling parah terdampak.

BACA JUGA : Bill Gates: Dunia Tak Siap Hadapi Pandemi Covid-19

"Penanganan lebih baik adalah mengurangi kematian. Tapi, secara khusus memasuki Oktober dan November, hal ini akan kembali dalam jumlah besar. Jika kita tidak mengendalikan tingkah laku kita sebagaimana saat ini," pesannya, dilansir Press TV, Minggu (28/6/2020).

Gates juga mengungkapkan kekecewaannya pada kurangnya tindakan pemerintahan Trump dalam menghentikan penyebaran virus. "Kita sangat perlu memikirkan dunia di sini, dan kalian tahu, bahwa saya masih sangat kecewa, dan tanpa kepemimpinan AS, sangat sulit untuk bersama-sama, kalian tahu, sebuah respons," ujarnya.

"Kabar baiknya hanya angka kematian turun, karena kita mempelajari bagaimana menangani orang-orang dengan lebih baik," tambahnya. "Tapi gambaran dunia dan gambaran AS keduanya lebih suram dari yang saya perkirakan."

BACA JUGA : Catatan Penting Bill Gates Setelah Baca Buku Flu Spanyol

Bill & Melinda Gates Foundation, yayasan amal yang didirikan bersama istrinya, Melinda Gates, pada 2000, menyalurkan US$100 juta untuk memerangi virus corona.

Ini bukan pertama kalinya Gates memperingatkan soal konsekuensi wabah global. Dia telah mengatakan sebelumnya pandemi virus corona akan menyebabkan rasa sakit selama bertahun-tahun yang akan datang.

"Pandemi Covid-19, pandemi modern pertama, akan menentukan era ini," tulis Bill Gates pada bulan April. “Tidak seorang pun yang hidup melalui "Pandemi I" akan pernah melupakannya. Dan tidak mungkin untuk melebih-lebihkan rasa sakit yang dirasakan orang sekarang dan akan terus terasa selama bertahun-tahun mendatang. ”

Sumber : JIBI/Solopos