Mengaku Paranormal, Bakul Angkringan Sodomi 7 Remaja

Ilustrasi pemerkosaan - Pixabay
20 Juni 2020 17:07 WIB Abdul Jalil News Share :

Harianjogja.com, PONOROGO—Seorang pria di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditangkap aparat Satreskrim Polres Ponorogo setelah menyodomi setidaknya tujuh pelajar. Pria berusia Anton Suyono yang kini berumur 32 tahun dan sehari-hari menjadi bakul angkringan itu mengaku sudah melancarkan aksi bejatnya itu sejak lima bulan lalu dan mengelabui korbannya dengan mengaku bisa menjadi paranormal.

Kapolres Ponorogo, AKBP Muchamad Nur Azis, mengatakan aparat Polres Ponorogo menangkap AS, warga Kecamatan Kauman, Ponorogo, di rumahnya pada Jumat (12/9/2020). Pemerkosaan terhadap remaja laki-laki ini terungkap setelah para korban melapor kepada polisi.

BACA JUGA: Maksimal Hanya 2.500 Orang, Begini Cara Pemkot Jogja Pantau Jumlah Pengunjung Malioboro

“AS kami tangkap di rumahnya pada Jumat lalu setelah ada laporan dari para korban sodomi di Ponorogo,” kata Kapolres Ponorogo di Mapolres Ponorogo, Jumat (19/6/2020).

Dikutip dari laman resmi Polres Ponorogo, tribratanewsponorogo.com, Azis mengatakan tersangka yang berjualan makanan di angkringan kerap kali menggratiskan makanan kepada para korban.

BACA JUGA: Mulai Senin, Kalisuci Dibuka untuk Umum

“Para korban yang masih pelajar ini pun senang. Dan mau diajak ke rumahnya,” kata dia.

Selain itu, tersangka juga mengaku sebagai paranormal kepada para korbannya. Dengan beragam cara, tersangka kemudian mengelabui para korban. Setelah di rumah, tersangka kemudian merayu para korbannya. Hingga akhirnya para korban terperdaya. Para korban pun disodomi.

“Atas perbuatan tersebut, tersangka akan dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) UU Perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun serta denda Rp5 miliar,” katanya.

Sumber : JIBI/Solopos