Advertisement
Wasekjen PB PJSI dan Pengelola Hotel Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KONI
Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung memeriksa Wakil Sekjen PB Persatuan Judo Seluruh Indonesia Bustami Zainudin. Penyidik Kejagung juga memeriksa dua orang pengelola hotel.
Mereka diperiksa terkait kasus korupsi dana bantuan Kemenpora ke KONI Pusat pada 2017.
Advertisement
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan dua orang pengelola hotel yang telah dimintai keterangannya sebagai saksi adalah Elsa selaku Sales Executive Hotel Kartika Chandra Jakarta dan Asisten Accounting Manager Hotel Jakarta Elisabeth Tipuka.
Hari menjelaskan bahwa ketiga saksi itu dimintai keterangan untuk mendalami aliran dana bantuan pemerintah ke KONI Pusat yang menyebabkan timbul korupsi.
BACA JUGA : Usut Korupsi Hibah KONI, 27 Peserta Rapat Diperiksa
"Tim Jaksa Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diduga menerima aliran uang dalam kegiatan yang dilaksanakan KONI Pusat di tahun 2017," tutur Hari, Kamis (18/6/2020).
Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan meminta Kejagung untuk kembali memeriksa para saksi yang diduga menerima aliran dana korupsi KONI Pusat.
Tidak hanya para pejabat KONI Pusat yang telah diperiksa tim penyidik Kejagung. Puluhan atlet dan pengelola hotel juga diperiksa agar BPK dapat menentukan nilai kerugian negara dalam kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Motor Masuk Kolong Truk di Manahan Dua Perempuan Jadi Korban
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- RUU Pro Perempuan Jadi Bukti Peran Strategis Legislator Perempuan DPR
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Korupsi Bea Cukai: Kotak Simpanan Terbongkar, Uang dan Emas Disita KPK
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
Advertisement
Advertisement









