Pemkab Sukoharjo Batasi Penggunaan Gawai Anak, Ini Aturan Lengkapnya
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, MALANG– Sudah puluhan dokter di Jawa Timur menjadi korban virus Corona.
Sebanyak 61 dokter di Jawa Timur positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu, delapan di antaranya meninggal dunia. Kasus kematian dokter akibat corona di Jatim terbaru yakni, dokter Dibyo Hardjanto di Bangkalan dan dokter Deny Dwi Yuniarto di Sampang, Madura.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, dr Sutrisno mengatakan, banyaknya dokter yang terpapar virus corona menjadi keprihatinan bagi IDI. Karena itu, IDI meminta para dokter yang bertugas menangani pasien Covid-19 khususnya di Jawa Timur untuk selalu disiplin dalam bekerja dan mematuhi protokol kesehatan.
“Sampai hari ini sudah 61 dokter yang positif terpapar Covid-19. Sedangkan yang meninggal sampai hari ini ada delapan dokter. Kami (IDI Jatim) selalu mengimbau kepada rekan-rekan di lapangan untuk jangan teledor. Perjuangan melawan Covid-19 ini masih panjang dan lama,” katanya, Selasa (16/6/2020).
Selain menjaga disiplin, kata dia, IDI juga meminta seluruh managemen rumah sakit untuk memberikan perhatian lebih kepada para dokter yang bertugas khususnya peralatan perlindungan diri bagi mereka.
“Kenakan APD (alat pelindung diri) yang standar sesuai ketentuan sehingga bisa melindungi diri sendiri, melindungi keluarga dan pasiennya,” ujarnya.
IDI Jatim juga meminta kerja sama baik seluruh elemen mulai para pimpinan daerah, sekolah dan lembaga pendidikan, serta masyarakat untuk bersama-sama menjadi pion utama melakukan disiplin protokol kesehatan menjadikan kebiasaan baru di masa kenormalan baru atau new normal.
Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "61 Dokter di Jatim Positif Corona, Ketua IDI: Jangan Teledor Perang Masih Panjang"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Pemkab Sukoharjo membatasi penggunaan gawai anak dan pelajar. Siswa dilarang pakai HP saat belajar, orang tua wajib awasi di rumah.
Hasil undian lengkap wakil Indonesia di ajang Polytron Indonesia Open 2026. Skuad Merah Putih turunkan 39 atlet di Istora Senayan demi akhiri paceklik gelar.
Primbon Jawa menyebut Jumat Legi dan Jumat Pahing sebagai weton yang memiliki hari naas pada Senin Wage, 1 Juni 2026. Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Selain Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026 juga diperingati sebagai Hari Susu Sedunia dan Hari Orang Tua Sedunia. Simak sejarah dan makna ketiga peringatan terseb
Ramalan zodiak Senin 1 Juni 2026 untuk Aries hingga Pisces. Leo diprediksi bersinar, Virgo memperbaiki hubungan, Gemini menemukan peluang karier baru, sementara
Panduan lengkap agenda wisata dan hiburan Jogja Juni 2026. Info jadwal perhelatan Keroncong Plesiran Prambanan, ARTJOG, konser Nadin Amizah, hingga Jogja Marath