Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Foto Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JENEWA--WHO memastikan hingga kini belum ada satu pun obat yang telah disetujui untuk mengobati pasien Covid-19.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut ada beberapa obat atau metode pengobatan pasien Covid-19 yang dalam fase uji klinis. Dari jumlah itu belum satu pun yang disetujui untuk bisa digunakan.
Kepala teknis program kedaruatan WHO Maria van Kerkhove mengatakan, ada banyak hal yang perlu dipastikan dari penggunaan obat tersebut sehingga bisa meminimalisasi dampak buruk, termasuk efek sampingnya.
"Ada ratusan uji klinis yang sedang berlangsung. Alasan (mengapa) kami perlu menunggu hasil penelitian ini karena mereka mengevaluasi, bagaimana obat ini bekerja dalam mencegah infeksi, mencegah seseorang menderita penyakit lebih parah, mencegah kematian, dan seberapa aman obat-obat tersebut, apakah memiliki efek samping," kata Maria, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (16/5/2020).
Saat ini, lanjut Maria, WHO meluncurkan Solidarity Trial atau uji klinis yang berfokus pada beberapa obat serta beberapa terapi untuk mengetahui tingkat keamanan dan keefektifannya terhadap Covid-19.
“Ada lebih dari 2.500 pasien terdaftar dalam uji klinis di banyak tempat. Itu akan butuh waktu sebelum kami mendapat jawaban lengkap tentang obat mana yang manjur, tapi saat ini belum ada obat yang disetujui,” tuturnya.
Senada dengan Maria, Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO Michael Ryan menegaskan pentingnya proses penelitian obat demi mencapai level keamanan maksimal.
"Ada proses yang benar-benar teruji dengan baik, jadi sangat penting bagi kami untuk mendorong inovasi. Kami mendorong orang-orang untuk mencari solusi, namun ketika akhirnya solusi tersebut berpotensi untuk tersedia, kami perlu menempatkannya melalui proses yang tepat demi kepentingan keselamatan dan demi memastikan hal terpenting, ini tidak membahayakan," katanya.
Artikel ini telah tayang di inews.id dengan judul "WHO Tegaskan Belum Ada Satu pun Obat Virus Corona yang Disetujui".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : inews.id
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.