Jadwal Sekaten Solo 2026, Ini Rangkaian Miyos Gangsa hingga Grebeg
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebuah survei menyebutkan banyak pejabat di Indonesia mengaku kebal dengan virus Corona.
Penelitian terbaru yang dilakukan Lembaga Survei KedaiKOPI Malaysia menyatakan, separuh responden memercayai diri mereka kebal terhadap virus corona covid-19.
Penelitian itu diujikan kepada total 483 responden dari Indonesia awal bulan Maret lalu.
Hasilnya, tidak terlalu mengagetkan mengingat dua bulan menjelang kasus covid-19 pertama, pemerintah masih menyangkal corona bisa masuk Indonesia.
Anggapan ini diutarakan langsung oleh pengarah eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI, Dr Kunto Adi Wibowo.
"Mungkin karena sejak awal, dari Januari hingga Februari, pemerintah masih bertindak sederhana untuk masalah virus corona," katanya seperti dikutip dari Astro Awani, media lokal Malaysia.
Ia juga menyayangkan sikap beberapa pejabat negara Indonesia yang memberikan pernyataan-pernyataan konyol seputar virus corona.
"Malah beberapa menteri mengatakan bahwa Indonesia kebal. Seminggu lalu, ada beberapa menteri yang mengatakan cuaca panas di Indonesia membuat covid-19 tak bisa menular," lanjutnya.
Menurut Kunto, pernyataan semacam itu membuat masyarakat memilih bersikap santai alih-alih waspada dengan ancaman virus corona.
Selain membahas persoalan di atas, penelitian tersebut juga mendapati fakta bahwa dua per tiga responden ternyata masih menaruh kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah Indonesia.
Mereka percaya bahwa pemerintah mampu menangani pandemi ini. Namun, saat ditanya soal fasilitas kesehatan di daerah, sebanyak 50,3 persen responden justru menyatakan dirinya kurang percaya.
"Sebenarnya, kalau dokter-dokter di RS atau klinik yang sempat saya hubungi, mereka juga kebingungan karena tidak ada arahan yang jelas dan tegas dari pemerintah pusat terutama dari Kementerian Kesehatan," terang Kunto.
Ia menyarankan agar pemerintah Indonesia mau melaksanakan tes covid-19 secara massal dan mengumumkan hasilnya secara terbuka kepada publik.
Dengan demikian, situasi puncak dapat diperkirakan dan pemerintah bisa menyusun strategi untuk mengatasinya. Masyarakat juga tidak akan merasa khawatir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Ariana Grande mengejutkan penggemar setelah memutuskan mengurangi aktivitas publik di tengah kesuksesan album Petal yang menempati posisi pertama Billboard 200.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam