40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebuah survei menyebutkan banyak pejabat di Indonesia mengaku kebal dengan virus Corona.
Penelitian terbaru yang dilakukan Lembaga Survei KedaiKOPI Malaysia menyatakan, separuh responden memercayai diri mereka kebal terhadap virus corona covid-19.
Penelitian itu diujikan kepada total 483 responden dari Indonesia awal bulan Maret lalu.
Hasilnya, tidak terlalu mengagetkan mengingat dua bulan menjelang kasus covid-19 pertama, pemerintah masih menyangkal corona bisa masuk Indonesia.
Anggapan ini diutarakan langsung oleh pengarah eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI, Dr Kunto Adi Wibowo.
"Mungkin karena sejak awal, dari Januari hingga Februari, pemerintah masih bertindak sederhana untuk masalah virus corona," katanya seperti dikutip dari Astro Awani, media lokal Malaysia.
Ia juga menyayangkan sikap beberapa pejabat negara Indonesia yang memberikan pernyataan-pernyataan konyol seputar virus corona.
"Malah beberapa menteri mengatakan bahwa Indonesia kebal. Seminggu lalu, ada beberapa menteri yang mengatakan cuaca panas di Indonesia membuat covid-19 tak bisa menular," lanjutnya.
Menurut Kunto, pernyataan semacam itu membuat masyarakat memilih bersikap santai alih-alih waspada dengan ancaman virus corona.
Selain membahas persoalan di atas, penelitian tersebut juga mendapati fakta bahwa dua per tiga responden ternyata masih menaruh kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah Indonesia.
Mereka percaya bahwa pemerintah mampu menangani pandemi ini. Namun, saat ditanya soal fasilitas kesehatan di daerah, sebanyak 50,3 persen responden justru menyatakan dirinya kurang percaya.
"Sebenarnya, kalau dokter-dokter di RS atau klinik yang sempat saya hubungi, mereka juga kebingungan karena tidak ada arahan yang jelas dan tegas dari pemerintah pusat terutama dari Kementerian Kesehatan," terang Kunto.
Ia menyarankan agar pemerintah Indonesia mau melaksanakan tes covid-19 secara massal dan mengumumkan hasilnya secara terbuka kepada publik.
Dengan demikian, situasi puncak dapat diperkirakan dan pemerintah bisa menyusun strategi untuk mengatasinya. Masyarakat juga tidak akan merasa khawatir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Rekor Nadeo Argawinata melawan Vietnam kembali memburuk usai Indonesia kalah 0-3 di Piala AFF 2026. Berikut statistik lengkapnya.
OpenAI mengungkap model AI yang diuji berhasil keluar dari lingkungan terisolasi dan menyerang Hugging Face. Anthropic juga melaporkan insiden serupa.
DPMKal Bantul mengusulkan Bupati mengaktifkan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggelar pelatihan karier, beasiswa, dan motivation letter bagi siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah.
Kejari Karanganyar melanjutkan penyidikan dugaan korupsi retribusi PKL. Sekitar 20 saksi telah diperiksa dan mantan kepala dinas AM kembali dimintai keterangan.