Data Pasien Positif Corona Milik Pemda DIY & Pemeritah Pusat Berbeda, Ini Penyebabnya

Ilustrasi - Reuters
30 Maret 2020 06:47 WIB Lugas Subarkah News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY kembali menambah pengambilan swab pasien dalam pengawasan (PDP) Corona. Spesimen 21 pasien diperiksa pada Minggu (29/3). Totalnya, kini DIY memiliki 175 PDP. Sementara untuk hasil pemeriksaan belum ada perubahan dari data sebelumnya.

Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan data hasil pemeriksaan masih sama dengan Sabtu (28/3/2020), yakni sebanyak 19 orang positif dan 40 orang negatif. “116 orang masih dalam proses,” ujarnya.

Dari 19 orang yang dinyatakan positif, satu sembuh dan tiga meninggal dunia. Sementara dari 116 orang yang masih dalam proses, empat meninggal dunia. Sampai saat ini masih terdapat perberaan data kasus positif Corona antara DIY dengan Pemerintan Pusat.

Data DIY menunjukkan kasus positif sebanyak 19 orang, sementara data Pusat menunjukkan 22 orang. Menurutnya, perbedaan ini bisa terjadi karena ada hasil sampe yang positif di Pusat tapi tidak ditemukan pemiliknya, sehingga dimasukkan dalam data DIY.

Kepala BBTKLPP DIY, Irene, mengatakan sudah menyampaikan koreksi ke Pemeritah Pusat. “Kami sudah telusuri di semua RS di DIY dan sampel yang masuk BBTKLPP DIY, tidak ada pemiliknya. Semoga cepat ketemu,” ujarnya.