Ketua MPR Ingatkan Warga tentang Gelombang Infeksi Virus Corona Lanjutan

Ketua DPR Bambang Soesatyo (kiri) menerima kunjungan Ketua Pemuda Muhammadiyah yang baru Sunanto (kanan) saat melakukan pertemuan di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
27 Maret 2020 15:57 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus virus Corona di Tanah Air terus meluas. Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan Indonesia berisiko memasuki gelombang infeksi lanjutan di luar Jakarta akibat tingginya pertumbuhan jumlah kasus virus corona di daerah-daerah.

Menurutnya, selama tiga hari terakhir jumlah kasus baru Covid-19 yang dilaporkan pemerintah selalu di atas 100 orang per hari.

Angka itu tergolong tinggi dan secara kumulatif angka infeksi sudah mencapai 893 orang termasuk di beberapa provinsi.

“Saya mendorong pemerintah melakukan penutupan pergerakan manusia dari dan menuju Jakarta, menyarankan agar pemeriksaan cepat (rapid test) bisa langsung dilakukan di daerah-daerah yang sudah memiliki alat tes/rapid test,” ujar Bamsoet kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Dengan langkah tersebut, Bamsoet berharap kasus-kasus baru dapat segera ditemukan atau diidentifikasi.

Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus Corona atau Covid-19, Bamsoet mendorong pemerintah segera merealisasikan uji kesehatan melalui sistem drive thru.

Dia menilai uji kesehatan itu sudah terbukti efektif digunakan oleh negara lain untuk melacak dan mendeteksi penyebaran virus Covid-19 secara cepat dan aman.

“Gugus Tugas Penanganan Covid-19 diharapkan bisa menyiapkan petugas di setiap pelabuhan maupun bandara dan memperketat pengawasan untuk memeriksa arus masuk-keluar Jakarta,” katanya.

Sebagai upaya pemerintah menghentikan penyebaran wabah ke daerah lainnya, Bamsoet juga mendorong pemerintah menggalakkan imbauan untuk menjaga jarak interaksi sosial.

Selain itu, masyarakat diminta tetap berada di rumah serta terus berusaha menahan lonjakan jumlah pasien baru dengan berbagai upaya pencegahan.

Sumber : Bisnis.com