Advertisement
Jokowi Sebut Indonesia Punya 10.000 Alat Tes Covid-19
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kanan), Menteri BUMN Erick Thohir (kiri), dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Ivestasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan keterangan soal penangkalan Covid-19 di Terminal 3 Bandara Soekarto-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020). - JIBI/Bisnis.com/Muhammad Khadafi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut Indonesia memiliki 10.000 alat penguji infeksi virus Corona atau Covid-19.
"Hanya belum diberikan ke Kemenkes, ini masalah serah terima saja," kata Jokowi di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020).
Advertisement
Sebelumnya juru bicara penanganan Covid-19 untuk Indonesia Achmad Yurianto mengatakan bahwa kapasitas alat pengecekan tidak masalah. "Jadi bukan menjadi sebuah kendala untuk kita dalam kaitan pemeriksaan lab," kata Presiden Jokowi.
Sementara itu, Juru bicara penanganan virus Corona Achmad Yurianto menyebutkan bahwa pemerintah menambah jumlah laboratorium pemeriksaan. Sebelumnya, hanya Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan saja yang memiliki otoritas terkait hal tersebut.
"Mulai Senin besok, pemeriksaan laboratorium bukan hanya berada di Balitbangkes, tapi bisa di BTKLP [Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit], Universitas Airlangga [Surabaya, Jawa Timur], Lembaga Eijkman [Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta]," kata Yuri.
Beberapa tempat lain akan menyusul. Saat ini masih dalam tahap pelatihan.
Adapun hingga Jumat (13/3/2020), Indonesia melaporkan lonjakan pasien baru Covid-19 di wilayah Tanah Air. Sebanyak 35 orang dilaporkan hari ini, dengan demikian total positif menjadi 69 orang.
Sebanyak 2 orang di antaranya adalah batita (bawah tiga tahun) berumur 2 dan 3 tahun. Kemudian 3 dari 34 pasien baru telah meninggal dunia karena kondisi yang memburuk sejak pertama kali dibawa ke rumah sakit. Total pasien meninggal menjadi 4 orang sejak kasus pertama secara resmi dilaporkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Pelantikan Kadin Sleman, Pemkab Siap Berkolaborasi Bangun Investasi
- Festival Jenang Solo 2026 Bagikan 2.000 Porsi Gratis di Ngarsopuro
- Satu Dekade JEG, Fokus Kolaborasi dan Ekspansi 2026
- Preview Real Madrid vs Sociedad: Modal Kandang Bernabeu
- Chery Siapkan 7 Mobil Baru dan 120 Diler di Indonesia 2026
- Dihantam Cuaca Buruk, KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam
- Kasus Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Bandarlampung Turun Tangan
Advertisement
Advertisement








