Advertisement
188 WNI ABK World Dream Selesai Observasi
Foto ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebanyak 188 WNI yang merupakan ABK World Dream telah selesai menjalani observasi di Pulau Sebaru, Kepualuan Seribu.
Juru Bicara Penanganan Corona (Covid-19) Achmad Yurianto menyampaikan saat ini pemerintah sedang membicarakan mengenai proses pemulangan mereka usai menjalani observasi.
Advertisement
“Tapi kita putuskan berakhir di hari Kamis [12 Maret]. Detail pemulangan sedang dibicarakan,” kata Yuri di Istana Presiden, Rabu (11/3/2020).
Dia menekankan para 188 ABK itu juga akan menjalani pemeriksaan kembali secara menyeluruh sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Pemulangan mereka pun akan sesuai dengan protokol yang sudah ditetapkan
“Tentunya akan pulang ada pemeriksaan total. Evaluasi total setelah itu pulang dan tidak kemudian dilepas ada SOP kita dalam kaitan ini dan mudah-mudahan tidak ada masalah,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya sebanyak 188 warga negara Indonesia (WNI) awak Kapal Pesiar World Dream akan tiba di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, sekira pukul 16.00 WIB, Jumat 28 Februari 2020. Mereka akan langsung dikarantina dan diobservasi selama 14 hari guna mengantisipasi penularan virus korona atau Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ini Jadwal Bus DAMRI YIA Berangkat Tiap Jam, Akses Makin Mudah
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- PBB Pastikan Gugurnya TNI di Lebanon Akibat Serangan Tank Israel
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah
Advertisement
Advertisement







