Indonesia dan India Perkuat SDM Digital Hadapi Era AI
Indonesia dan India memperkuat kerja sama pengembangan SDM digital, talenta AI, dan keterampilan tenaga kerja untuk menghadapi transformasi dunia kerja.
Ilustrasi ibadah haji dan umrah./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Otoritas Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara kegiatan pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi bagi seluruh umat Islam di dunia, termasuk Indonesia karena mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19) di negaranya. Kebijakan itu berdampak bagi jemaah calon umrah asal Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci.
Dari informasi yang diterima pemerintah Indonesia, ada 1.685 jemaah umrah yang tertahan di negara transit setelah Otoritas Arab Saudi mengeluarkan kebijakan tersebut. Sebanyak 1.685 calon jemaah itu sudah diberangkatkan dari Indonesia sebelum adanya kebijakan penghentian sementara umrah.
"Tercatat sejumlah 1.685 jemaah yang tertahan di negara ketiga pada saat transit dan saat ini telah atau sedang dalam proses dipulangkan kembali ke Tanah Air oleh airline sesuai kontraknya," ungkap Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, melalui pesan singkatnya, Jumat (28/2/2020) malam.
Lebih lanjut ia juga membeberkan bahwa ada 2.393 jemaah asal Indonesia yang batal berangkat umrah pada 27 Februari 2020. Sebanyak 2.393 calon jemaah tersebut berasal dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). "Jamaah Indonesia yang terdampak karena tidak berangkat pada 27 Februari 2020 sebanyak 2.393 orang. Berasal dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yang diangkut oleh delapan maskapai penerbangan," jelasnya.
Kendati demikian, jelas Fadjroel, Pemerintah Indonesia sangat memahami betul kebijakan yang diambil Kerajaan Arab Saudi. Sebab, kata dia, kesehatan umat yang datang mau pun berada di Arab Saudi jauh lebih penting.
"Pemerintah Republik Indonesia memahami kebijakan Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan penghentian sementara izin masuk guna melaksanakan umrah atau ziarah bagi semua negara dengan pertimbangan kesehatan umat yang lebih besar, terutama para jemaah umrah dan ziarah," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Indonesia dan India memperkuat kerja sama pengembangan SDM digital, talenta AI, dan keterampilan tenaga kerja untuk menghadapi transformasi dunia kerja.
Kelurahan Keparakan, Jogja melatih warga bertani hidroponik untuk memanfaatkan lahan sempit sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Tiga proyek strategis Pemkab Gunungkidul memasuki tahap penandatanganan kontrak, termasuk pembangunan Kantor Dinas Kesehatan dan Aviary Dome.
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Menperin melepas 2.369 lulusan SMK Kemenperin. Sebanyak 63,7 persen telah bekerja di berbagai perusahaan manufaktur nasional.
Hasil AFF Women's Cup 2026, Timnas Putri Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja pada laga terakhir Grup B di Malaysia.