Tol Jogja-Bawen Diminati 5 Perusahaan China & Belasan Perusahaan Indonesia

Ilustrasi jalan tol ruas Bawen-Salatiga di Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (22/6). - Antara/Aditya Pradana Putra
20 Februari 2020 16:27 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Prakualifikasi tender proyek Tol Jogja-Bawen rampung. Sebanyak 19 badan usaha baik lokal maupun asing menyatakan minatnya untuk menggarap jalan bebas hambatan sepanjang 71 kilometer ini.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Agita Widjajanto mengatakan saat ini BPJT tengah mengevaluasi dokumen prakualifikasi yang masuk.

"Ada 19 badan usaha yang ikut prakualifikasi proyek Tol Jogja-Bawen. Saat ini masih dalam tahap evaluasi dokumen prakualifikasi," katanya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (20/2/2020).

Mayoritas BUMN Karya yang bergerak di bisnis jalan tol mengikuti tahapan prakualifikasi seperti PT Hutama Karya (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Kemudian, beberapa swasta yang juga mengambil dokumen prakualifikasi di antaranya adalah PT Margautama Nusantara (MUN), PT Misi Mulia Metrical, dan PT Yasa Patria Perkasa.

Badan usaha asing pun tidak mau ketinggalan. Tercatat lima badan usaha China yang berminat menggarap proyek ini yakni China State Construction Engineering Corporation, China Road and Bridge Corporation, China National Technical Import & Export Corporation, Sinohydro Corporation, dan PT CITEC Engineering Indonesia (Sinoma International).

Agita menambahkan, tender proyek tol senilai Rp17,38 triliun ini akan dilakukan hingga Oktober 2020. "Proses tender proyek Tol Jogja-Bawen akan dilakukan hingga Oktober 2020," katanya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia