Penderitaan Palestina Meningkat, PM Inggris Janji Tak Akan Diam
PM Inggris Andy Burnham menegaskan tak akan diam atas penderitaan Palestina dan ancaman terhadap solusi dua negara.
Ilustrasi helikopter jatuh./BNPB
Harianjogja.com, PAPUA - Hasil identifikasi ke-12 prajurit TNI yang gugur dalam kecelakaan helikopter MI 17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provibsi Papua, pada akhir Juni 2019 lalu akhirnya diumumkan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua dan Kesehatan Daerah Milter (Kesdam) XVII/Cenderawasih.
Ketua TIM DVI Polda Papua yang juga menjabat sebagai Kabiddokkes Kombes Pol drg Agustinus mengatakan hasil identifikasi dari 12 jenazah prajurit TNI itu, satu di antaranya menggunakan cara eksklusi.
"Dapat disimpulkan bahwa 12 jenazah ini teridentifikasi berdasarkan data primer dan sekunder, satu di antaranya dari cara eksklusi," kata Agustinus saat jumpa pers di ruang Biddokes Polda Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, Minggu (16/2/2020) malam.
Agustinus yang didampingi Kepala Kesdam XVII/Cenderawasih Kolonel (Ckm) dr Djanuar Fitriadi, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dan Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol (Inf) Dax Sianturi mengatakan hasil identifikasi dalam bentuk berkas segera diserahkan kepada keluarga korban. "Hasil dari indentifikasi ini segera kami serahkan kepada yang berhak, atau namanya sertifikat kematian," kata Agustinus.
Sementara itu, Kakesdam XVII/Cednerawasih Djanuar Fitriadi mengatakan proses identifikasi ini bisa berlangsung cepat karena jauh hari sebelumnya pihak Kodam XVII/Cenderawasih telah mengumpulkan data-data ke-12 prajurit itu.
"Proses identifikasi ini tidak berjalan hanya malam kemarin, tapi sejak evakuasi dari Oksibil menuju Jayapura telah dilakukan bersama-sama tim lain, termasuk dari RSUD Jayapura, RSUD Abepura, Kesehatan TNI-AL dan TNI-AU serta pengumpulan data-data dari keluarga sejak pekan lalu," katanya.
Mengenai nama-nama ke-12 prajurit hasil identifikasi adalah: Kapten Cpn Aris Adik, 30; Kapten Bambang Saputra, 45;Lettu Ahwar Afandi, 35; Serka Suriatna Wijaya Kusuma, 32; Praka Dwi Purnomo, 30; dan Pratu Asharul Mashudi, 27.
Kemudian, Sertu Dita Ilham, 24; Serda Ikrar Satya Nainggolan, 26; Pratu Yanurius Loe, 27; Pratu Risno, 24; Prada Sujono Kaimuddin, 25; dan Prada Tegar Hadi, 25.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PM Inggris Andy Burnham menegaskan tak akan diam atas penderitaan Palestina dan ancaman terhadap solusi dua negara.
ASN Pemkot Jogja kini bisa mengajukan cuti, termasuk cuti darurat, lewat JSS. Verifikasi hingga persetujuan dilakukan secara elektronik.
DPR menyoroti cost recovery 2027 yang naik menjadi US$10,1 miliar saat lifting migas masih turun dan realisasi di bawah target.
Dugaan keracunan MBG di Turi, Sleman, membuat sekitar 70 siswa mendapat penanganan. Biaya rawat inap akan ditanggung BGN atau SPPG.
Lima wartawan foto dan tiga kru kapal hilang kontak saat liputan Gunung Anak Krakatau. Basarnas memperluas pencarian pada hari kedua.
KPK kembali memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai saksi untuk penghitungan kerugian negara dalam kasus pengadaan iklan.