Dentuman Keras Terdengar di Gorontalo, Warga Sempat Panik
Dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Gorontalo sekitar pukul 00.22 Wita. Warga sempat panik dan menduga ada meteor jatuh.
Aktivitas petugas medis saat menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina, 25 Januari 2020. /THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO via REUTERS
Harianjogja.com, PADANG - Merebaknya virus corona atau COVID-19 yang semula berjangkit di Kota Wuhan, China, berdampak pada pelaksanaan program beasiswa.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyatakan pihaknya menghentikan sementara program beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akibat kasus virus Corona atau COVID-19 tersebut.
Sekretaris Balitbang SDM Kementerian Kominfo Hariyati saat jumpa pers di Padang, Jumat (14/2/2020), mengatakan pemberhentian ini dilakukan sementara dan untuk beasiswa luar negeri di negara lain tetap dilaksanakan.
“Untuk tahun ini seperti di India dan juga ada kerja sama yang kita buat dengan beberapa perguruan tinggi di kawasan Eropa Timur,” tambah dia.
Hariyati mengemukakan untuk program beasiswa ke China ada di Universitas Shenhua Yang dan University of Beijing. Menurut dia program beasiswa ini sudah dimulai sejak 2017.
“Kita ada dua angkatan yang mengikuti program beasiswa di China ini pada 2017 dan 2018,” ujar Hariyati.
Untuk tahun ini, karena penerimaan mahasiswa bersamaan dengan persoalan virus Corona di China, ada arahan untuk pemberhentian program beasiswa ini.
“Pemerintah juga memulangkan mahasiswa yang belajar di China kembali ke tanah air karena kasus ini,” kata Hariyati.
Hariyati menjelaskan pada mata anggaran 2020 ini, Kementerian Kominfo RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk program beasiswa pascasarjana di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini tentu kita berharap banyak masyarakat yang dapat mengikuti dan mendapatkan fasilitas beasiswa yang ada,” tambah Hariyati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Gorontalo sekitar pukul 00.22 Wita. Warga sempat panik dan menduga ada meteor jatuh.
BMKG memprakirakan Jabodetabek berawan pada Minggu, dengan peringatan angin kencang di Tangerang. DIY mayoritas cerah berawan.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 13 September 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KSPN Jogja 13 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA 13 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.