Pelajar Makassar Diimbau Tidak Rayakan Hari Valentine

Gerakan menolak perayaan Valentine Day di Malaysia - Reuters
13 Februari 2020 19:27 WIB Sitti Hamdana R News Share :

Harianjogja.com, MAKASSAR - Pelajar di Kota Makassar diimbau untuk tidak memperingati Hari Valentine. Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan Valentine sebaiknya dirayakan dalam bentuk santunan kepada anak yatim dan fakir miskin.

“Salurkan kasih sayang itu secara cerdas. Kasih sayang bukan selalu terhadap pasangan, bisa dalam bentuk memberi perhatian kepada saudara-saudara kita kaum duafa. Itulah kasih sayang yang jauh lebih hakiki,” kata Iqbal, Kamis (13/02/2020).

Pemerintah Kota Makassar pun sebelumnya telah mengeluarkan instruksi kepada mini market dan apotek untuk ikut mengawasi pembelian alat kontrasepsi, agar tidak disalahgunakan, apalagi oleh pelajar.

Sedikitnya 400 mini market dan apotek dipasangi papan imbauan mengenai larangan penjualan alat kontrasepsi terhadap anak di bawah umur atau belum menikah.

“Sudah kami arahkan Dinas Pendidikan untuk mengawasi siswanya pada perayaan Hari Valentine, kami juga berharap serpa kepada orang tua. Untuk alat kontrasepsi sendiri, tidak kami larang untuk dijual, hanya saja menghindari ini disalahgunakan,” tandas Iqbal.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia