OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi./Reuters-Dylan Martinez
Harianjogja.com, JAKARTA--Buntut ceramah yang dianggap menghina Wapres Ma\'ruf Amin, Habib Jafar Shodiq kini harus berurusan dengan hukum.
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membenarkan telah menangkap Habib Jafar Shodiq, yang diduga telah menghina Wakil Presiden (Wapres) Ma\'ruf Amin dengan sebutan \'Babi\'.
“Benar (telah ditangkap),” kata Wakil Kabareskrim Polri Irjen Antam Novambar saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Kendati begitu, Antam belum merinci secara detail mengenai penangkapan tersebut. Nantinya, Polri akan menjelaskan secara rinci dalam jumpa pers sore ini.
Sekadar diketahui, Ketua RT setempat kediaman Habib Jafar telah mengungkapkan bahwa penyidik Polri melakukan penangkapan kepada Habib Jafar dini hari tadi.
"Jam set 12 itu dari kepolisian Mabes Polri itu permisi ke rumah, menanyakan ada tak warga saya yg bernama Jafar Shodiq, ya kebetulan kan rumahnya dan rumah saya dekat sebagai RT saya antar ke rumah beliau," kata Witutu saat dikonfirmasi, terpisah.
Setelah menanyakan dan mengantas penyidik Bareskrim Polri ke rumah Habib Jafar, Witutu mengungkapkan, polisi langsung membawa Habib Jafar.
"Kebetulan beliau tidak ada di rumah. Sekitar jam 12 an pak Jafar nya datang dan saya ajak ke rumah jadi setelah itu dikasih tunjuk suratnya, sprin tugasnya dan dibawa ke Mabes. gitu aja sih," tutur Witutu.
Sekadar diketahui, sebelumnya viral video yang memperlihatkan Habib Ja\'far Shodiq bin Sholeh Alattas menghina Wakil Presiden Ma\'ruf Amin diibaratkan seperti hewan. Video tersebut diunggah oleh Habib Ja\'far dalam akun Youtubenya.
Pada video yang diunggah pada 30 November 2019 tersebut, Ja\'far mengisahkan riwayat murid Nabi Musa AS yang diubah jadi binatang lantaran menjual agama demi duniawi. Video yang berdurasi kurang dari dua menit tersebut, Ja\'far bertanya kepada para umat dan menyinggung Ma\'ruf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.