Target Indonesia Emas 2045, Prabowo Fokus Wujudkan Anak Sehat Cerdas
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
Airlangga Hartarto./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengklaim Bambang Soesatyo yang sudah mundur dari bursa calon Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024, kini mendukung dirinya di gelaran Musyawarah Nasional X Golkar.
"Tentunya dengan mundurnya Pak Bamsoet ini tentu dinamikanya menjadi berbeda karena Bamsoet juga memberikan dukungan kepada saya," kata Airlangga di lokasi Munas X Golkar, Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019) malam.
"Tentunya ini akan menjadi bahan dalam pandangan umum dalam sidang besok. Jadi kita tunggu sampai padangan umum besok," sambung dia.
Airlangga juga membantah ada campur tangan Istana Negara di balik mundurnya Bamsoet. Menurut dia, hal tersebut sudah dikomunikasikan dengan para senior di partai beringin.
"Kita hanya mengedepankan dalam proses demokrasi musyawarah mufakat itu menjadi yang prioritas. Kalau itu bisa dicapai, kita lanjutkan saja," pungkas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Demo warga Bantul menuntut dukuh Banyon dicopot setelah diduga melakukan pungli dan menggadaikan sertifikat tanah milik warga.
Bareskrim mengungkap fakta sindikat judi online Hayam Wuruk, melibatkan ratusan WNA, 15 perusahaan sponsor, dan keuntungan Rp1,69 triliun.
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Harga minyak dunia kembali naik setelah ketegangan AS-Iran memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.