Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Airlangga Hartarto./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengklaim Bambang Soesatyo yang sudah mundur dari bursa calon Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024, kini mendukung dirinya di gelaran Musyawarah Nasional X Golkar.
"Tentunya dengan mundurnya Pak Bamsoet ini tentu dinamikanya menjadi berbeda karena Bamsoet juga memberikan dukungan kepada saya," kata Airlangga di lokasi Munas X Golkar, Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019) malam.
"Tentunya ini akan menjadi bahan dalam pandangan umum dalam sidang besok. Jadi kita tunggu sampai padangan umum besok," sambung dia.
Airlangga juga membantah ada campur tangan Istana Negara di balik mundurnya Bamsoet. Menurut dia, hal tersebut sudah dikomunikasikan dengan para senior di partai beringin.
"Kita hanya mengedepankan dalam proses demokrasi musyawarah mufakat itu menjadi yang prioritas. Kalau itu bisa dicapai, kita lanjutkan saja," pungkas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
PSIM Jogja menyiapkan enam pemain EPA U-20 dan U-18 untuk League Cup 2026/2027 sekaligus memberi kesempatan kepada pemain minim menit bermain.
Sedayu General Hospital Bantul mengembangkan terapi oksigen hiperbarik untuk membantu pemulihan pasien sekaligus mendukung kebugaran dan wellness tourism di DIY
Pdt Jimmy Marcos menegaskan gereja harus menyuarakan ketidakadilan, mulai dari dampak MBG, karhutla, hingga proyek di Papua.
DPRD Sleman mendorong generasi muda menghidupkan olahraga tradisional untuk melestarikan budaya, membangun karakter, dan memperkuat kebersamaan.
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.