JKN Tembus 36,4 Juta Peserta, Pekerja Informal Jadi Fokus 2026
Peserta JKN capai 36,4 juta jiwa. Pemerintah fokus perluas perlindungan pekerja informal termasuk ojol melalui aturan baru.
Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden Ma\'ruf Amin (kiri) dan selebritas Nagita Slavina/Instagram@raffinagita1717
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 2020. Kontestasi kali ini akan diikuti oleh putra-putri presiden dan wakil presiden aktif.
Anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka tengah berusaha mendapatkan tiket dukungan dari PDI Perjuangan untuk bertarung di Pilkada Kota Surakarta. Sementara, Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden Ma\'ruf Amin sedang berjuang mencari tiket untuk maju dalam pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan 2020-2025.
Wakil Presiden Ma\'ruf Amin menyebutkan dirinya tidak secara spesifik mendorong sang putri untuk bertarung dalam pilkada 2020. Meski begitu, sang putri telah meminta restu untuk ikut berlaga.
"Saya bilang, kalau masyarakat yang menginginkan, ya saya cuma tut wuri handayani," kata Ma\'ruf di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis (28/11/2019).
Tut wuri handayani merupakan falsafah utama dalam dunia pendidikan. Menurut falsafah ini, seorang pemimpin harus mampu mendorong dan lahirnya pemimpin lainnya dengan memberikan contoh.
Untuk putrinya ini, Ma\'ruf menyampaikan pesan bahwa dukungan yang digaungkan harus nyata berasal dari masyarakat.
"Asal itu dapat dukungan masyarakat memang betul, ya silakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.