Jelang Madura United vs PSIM, Jaja Ingin Balas Kekalahan Musim Lalu
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Ma\'ruf Amin. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Virus discontent atau ketidakpercayaan dari masyarakat terhadap pemerintah harus diwaspadai, supaya tidak memicu ketidakstabilan pemerintahan di suatu negara. Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
“Pentingnya kita mewaspadai dan mengantisipasi timbulnya virus discontent, virus ketidakpuasan masyarakat yang bisa memicu keadaan yang tidak stabil,” kata Wapres Ma’ruf saat menyampaikan pidato kunci pada Seminar Sekolah Peserta Sespimti Polri Dikreg Ke-28 di Grand Ballroom The Tribrata Dharmawangsa Jakarta, Jumat (8/11/2019).
Menurut Ma\'ruf, gelombang ketidakpuasan masyarakat terhadap penguasa sudah muncul di sejumlah negara, seperti di Hong Kong, Chili, dan Lebanon.
Ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah itu, kata dia, juga tidak tertolong dengan penerapan kebijakan seperti perombakan kabinet hingga mundurnya pemimpin di negara-negara tersebut.
“Di Chili, padahal masalah yang timbul hanya kenaikan transportasi umum. Bahkan ketika reshuffle kabinet itu juga tidak menyelesaikan masalah,” katanya.
Ma’ruf, yang awalnya akan ke Chili pada Senin (11/11/2019) untuk menghadiri pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), batal berangkat karena Pemerintah Chili menunda pelaksanaan pertemuan tersebut.
“Begitu juga di Hong Kong, sumbernya soal HAM, masalah ekstradisi; dan sampai sekarang sudah lebih dari satu bulan demonstrasinya terus berlanjut dan ekonominya lumpuh,” katanya.
Di Lebanon, gelombang ketidakpuasan masyarakat memaksa Perdana Menteri Saad al-Hariri mundur dari jabatannya. Namun, keputusan itu juga belum menyelesaikan persoalan di negara tersebut.
“Oleh karena itu, masalah virus discontent menurut saya harus diwaspadai, diantisipasi, supaya tidak terjadi seperti yang di Chili, Hong Kong maupun Lebanon, sehingga kita bisa menjaga stabilitas bangsa dan negara,” kata Ma\'ruf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
AS mengusulkan Ban Artificial Superintelligence Act yang melarang pengembangan AI superinteligensi dan mengancam pelanggar dengan penjara hingga 20 tahun.
Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Nepal di Asian Games 2026, Kamis 17 September. Simak jadwal dan siaran langsung TVRI pukul 17.20 WIB.
Prakiraan Cuaca Jogja Kamis 17 September 2026, Suhu Capai 33 Derajat
Atletico Madrid menghajar Osasuna 4-0 dalam lanjutan Liga Spanyol. Jonathan David, Lee Kang-in, Le Normand, dan Alex Baena mencetak gol.
100 difabel dari lima kabupaten/kota di DIY belajar membatik dengan pendampingan sebulan untuk membuka peluang berkarya dan mandiri.