Galang Dukungan, Relawan Gibran Kumpulkan Tanda Tangan hingga Bikin KTP Gratis

Relawan Gibran sibuk mengumpulkan tanda tangan warga sebagai bentuk dukungan di Pilkada Solo 2020. - Suara.com/Ari Purnomo
03 November 2019 14:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Relawan Gibran Rakabuming Raka yang bernama Kancane Gibran Gess (KGG) gencar melakukan kegiatan untuk mencari dukungan warga. Salah satunya seperti yang diadakan di kawasan Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah pada Minggu (3/11/2019) pagi.

Para relawan mengadakan berbagai kegiatan, di antaranya potong rambut gratis, pengumpulan tanda tangan, dan juga laminasi SIM, dan KTP gratis.

Juru bicara KGG, Imelda Yuniati, mengatakan, kegiatan yang diadakan dalam rangka untuk memberi ruang bagi warga Solo terkait dukungan terhadap rencana putra Presiden Jokowi itu maju di Pilkada Solo 2020.

"Jauh-jauh hari banyak warga yang bertanya mengenai cara untuk memberikan dukungan kepada Gibran. Apakah dengan pengumpulan KTP atau tanda tangan, kalau KTP cukup riskan, makanya kami adakan pengumpulan tanda tangan ini," ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.

Menurut Imelda, kegiatan ini sebagai bentuk pembuktian bahwa sejatinya majunya Gibran di Pilkada Solo 2020 bukan karena ayahnya, Joko Widodo yang seorang presiden.

"Melainkan karena adanya dorongan dari warga masyarakat yang menginginkan Gibran menjadi wali kota. Jadi bukan seperti yang selama ini beredar karena dia seorang anak presiden," klaim dia.

Imelda menyebut, untuk pengumpulan tanda tangan tidak ada target. Pengumpulan itu menjadi bukti mengenai dukungan nyata masyarakat untuk Gibran.

"Untuk pemilihan lokasi ini, nyaman, dan mudah berkoordinasi. Untuk jumlah relawan juga cukup banyak," katanya.

Koordinator Forum Muda Visioner (FMV), Antonius Yogo Prabowo mengatakan, sebenarnya kegiatan ini tidak hanya sekadar pengumpulan tanda tangan saja. Tetapi, lebih pada penulisan harapan dan keinginan ke depan jika Gibran menjadi Wali Kota Solo.

"Jadi warga bisa menuliskan keinginan dan harapannya di selembar kain ini. Tapi kalau mau ditambah nama dan tanda tangan juga tidak apa-apa," ujar Antonius.

Sumber : Suara.com