Selain Nadiem Makarim, Ini Menteri Berusia Muda dari Berbagai Negara

Nadiem Makarim - Antara/Wahyu Putro A.
23 Oktober 2019 17:47 WIB Renat Sofie Andriani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Di usia 35 tahun, Nadiem Makarim masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin periode 2019-2024.

Pria kelahiran 4 April 1984 ini meraih gelar MBA dari kampus bergengsi Harvard University. Dia mencatatkan namanya sebagai menteri termuda di antara rekan-rekan sesama menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Usia Nadiem terpaut separuh jauhnya dari tokoh lawas bernama Luhut Binsar Panjaitan yang kembali ditunjuk oleh Jokowi untuk menduduki posisi sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi.

Lahir pada tahun 1947, Luhut bersama Menteri Agama Fachrul Razi ‘dinobatkan’ sebagai menteri tertua di Kabinet Indonesia Maju.

Usia muda tak berarti lantas kalah rekam jejak. Mengawali Gojek pada tahun 2010, Nadiem Makarim terpilih sebagai salah satu dari 50 tokoh yang mendefinisikan bisnis global pada tahun 2018 oleh Bloomberg Businessweek.

Berdasarkan laporan Globe Asia pada 2018, Nadiem masuk dalam 150 orang terkaya di Indonesia. Kekayaannya ditaksir mencapai sekitar Rp1,4 triliun hasil kerja kerasnya di startup ride hailing itu.

Nadiem hanyalah satu di antara sosok yang telah membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk dapat mengemban amanat dan tugas berat menjadi seorang menteri.

Berikut beberapa nama dari negara-negara lain yang menjabat menteri pada usia muda, seperti dirangkum Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari berbagai sumber:

Syed Saddiq

Nama sosok muda kelahiran 6 Desember 1992 ini mulai menjadi bahan pergunjingan masyarakat dunia internasional, khususnya di Nusantara, setelah ditunjuk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia.

Di usia 25 tahun, saat mulai menjabat posisi ini pada 2 Juli 2018, Saddiq disebut-sebut sebagai menteri termuda dalam sejarah Negeri Jiran.

Berbekal wajah rupawan dan prestasi jempol di berbagai bidang, pantas saja jika pria muda yang pernah memenangkan United Asian Debating Championship (UADC) ini menjadi idaman kaum hawa.  

Sebastian Kurz

Tak mau kalah dengan Asia, Eropa juga punya menteri termudanya. Kurz menjabat sebagai Menteri untuk Urusan Luar Negeri dan Integrasi di Austria sepanjang tahun 2013-2017.

Pria kelahiran 27 Agustus 1986 ini disebut-sebut merupakan Menteri Luar Negeri termuda di Eropa ketika menjabat di usia 27 tahun.

Lepas dari posisinya itu, Kurz kemudian ditunjuk sebagai Kanselir Austria sejak 18 Desember 2017 hingga 28 Mei 2019. Dengan jabatannya ini, Kurz digadang-gadang menjadi pemimpin termuda di dunia.

Aida Hadzialic

Lahir pada 21 Januari 1987, Hadzialic masih berusia 26 tahun ketika ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan Swedia. Ia menjabat posisi ini sejak 3 Oktober 2014 sampai 15 Agustus 2016.

Sebelum memulai kariernya di pemerintahan, Hadzialic mengenyam pendidikan di Stockholm School of Economics. Dalam beberapa kesempatan, ia pernah didapuk sebagai salah satu pemimpin muda paling bertalenta di Swedia.

Shamma Al Mazrui

Sosok yang dinobatkan sebagai menteri termuda di dunia ternyata ada di jazirah Arab. Lahir pada 22 Februari 1993 di Abu Dhabi, Shamma Al Mazrui saat ini dipercaya sebagai Menteri Negara Urusan Kepemudaan di Uni Emirat Arab.

Lulusan New York University Abu Dhabi dan Oxford University ini diketahui memiliki kecakapannya menjalin kata dalam bahasa Arab, Inggris, Prancis, dan China.  

Ketika ditunjuk oleh Perdana Menteri Mohammed bin Rashid Al Maktoum untuk posisi tersebut pada Februari 2016, Al Mazrui masih berusia 22 tahun. Penunjukannya ini menjadikan Al Mazrui anggota termuda dalam kabinet UEA sekaligus menteri termuda di dunia.

Prestasi Al Mazrui sebagai menteri termuda di dunia telah ditegaskan oleh Guinness Book of World Records, menyingkirkan Sebastian Kurz dan Aida Hadzialic.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia