Advertisement
Beredar Informasi Cuaca Panas Ekstrem, Ini Pernyataan Resmi BMKG
Warga menghalau sinar Matahari dengan pakaian saat melakukan aktivitas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (22/10/2019)./Antara-Muhammad Adimaja -
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Jogja Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Reni Kraningtyas menyatakan informasi yang tersebar melalui aplikasi perpesanan Whatsapp pada 23 Oktober 2019 mengenai cuaca panas ekstrem yang melanda sebagian wilayah Indonesia adalah hoaks.
“Informasi tersebut adalah hoaks karena tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” kata Reni, Rabu (23/10/2019).
Advertisement
BMKG mengimbau kepada masyarakat DIY untuk memastikan kebenaran berita tersebut dengan mengklarifikasi kepada instansi terkait yaitu BMKG di Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta.
“Lalu, tidak menyebarkan berita yang diterima sebelum memastikan berita tersebut adalah benar atau valid,” kata dia
Berdasarkan pengamatan di Stasiun Klimatologi Mlati Jogja, suhu udara maksimum di DIY pada 22 dan 23 Oktober 2019 adalah 32 °C.
Kemudian, suhu maksimum selama lima hari terakhir yaitu antara 31 – 36 °C. Suhu 36°C terjadi pada 21 Oktober 2019 dan hari berikutnya. “Hingga hari ini tanggal 23 Oktober 2019, tren suhu menunjukkan penurunan,” ujar Reni.
Di masa pancaroba, BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang, puting beliung, hujan intensitas sedang-lebat yang bersifat lokal.
“Lalu, mewaspadai kondisi cuaca yang berfluktuasi, sehingga berpengaruh terhadap kesehatan,” ujar dia.
Sebelumnya, beredar hoaks via WA yang isinya sebagai berikut:
Untuk kawan-kawan semua, mulai besok sampai 3 hari ke depan di harapkan kurangi aktifitas di luar rumah karena cuaca panas extreme melanda Indonesia untuk 3 hari ke depan. Banyak minum air mineral dan multivitamin ya Bro... Temperatur panas extreme yang terbaca oleh deteksi satelit hari ini, adalah di daerah :
- *Jakarta 38°C
- *Depok 38°C
- *Serang Banten 44°C
- *Bekasi 38°C
- *Tangerang 44°C
- *Jogjakarta 40°C
- *Malang 44°C
- *Solo 45°C
- *Madiun 39°C
- *Magelang 39°C
- *Purworejo 40°C
- *Madura 42°C
- *Bali 45°C
- *Lombok 43°C
- *Riau 45°C
- *Pekanbaru 45°C
- *Batam 42°C
- *Makassar 43°C
- *Pare-pare dan bone 40°C
- *Papua Nugini, nyaris mendekati 50°C
- *Daerah lain masih dalam pantauan mitigasi klimatologi NASA.
Jaga kesehatan, pola makan, dan banyak minum air ya, Kawan. Panas extreme pemicu dehidrasi, malaria, tifus, campak, dan pelemahan sel jaringan otak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- PP Tunas Berlaku, Ombudsman Tekankan Literasi & Perlindungan Anak
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
Advertisement
Mobil Pikap Oleng dan Terbalik di Bangkrung, Sleman, 1 Korban Kritis
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Akses Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Ditutup Sementara, Ini Alasannya
- Rusia Stop Ekspor BBM, Harga Pertalite RI Terancam?
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Guguran Lava Terjadi Ratusan Kali
- Aturan Baru 2027, Pemkab Bantul Mulai Pangkas Belanja Pegawai
- Polisi Israel Cegah Kardinal Masuk Gereja Makam Kudus
Advertisement
Advertisement







