SBY Cek Kesehatan di AS, Tak Hadiri Rangkaian HUT Ke-81 RI
SBY sedang menjalani cek kesehatan di Amerika Serikat hingga akhir Agustus 2026 sehingga tak menghadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT RI.
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersiap untuk berfoto bersama sebelum acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/10/19). Silaturahmi itu juga merupakan ajang perpisahan presiden, wakil presiden serta para menteri kabinet kerja yang telah bekerjasama selama lima tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. /Antara Foto-Akbar Nugroho Gumay.
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mau menjawab secara gamblang soal peluang Partai Demokrat dan Partai Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintahan.
Terkait hal itu, Jokowi meminta semua pihak bersabar menunggu pengumuman susunan kabinet menteri periode kedua.
Menurut Jokowi, setelah susunan kabinet diumumkan, akan terlihat partai mana yang bergabung ke koalisi Jokowi-Ma\'ruf.
"Nanti, nanti kalau sudah diumumkan saya kira nanti kita semua akan tahu, mana yang masuk, mana yang tidak masuk, mana yang belum masuk," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Mencuatnya peluang partai oposisi ke pemerintahan itu menyusul adanya pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan pada beberapa hari lalu.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut dirinya akan segera mengumumkan susunan kabinet dalam waktu dekat.
Bahkan, Jokowi berjanji akan segera mengumumkan seusai kembali dilantik sebagai presiden kedua kalinya pada Minggu (20/10/2019).
"Kami [umumkan] mungkin bisa Minggu, tapi bisa juga Senin. Bisa Senin, tapi juga bisa Selasa," ucap Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
SBY sedang menjalani cek kesehatan di Amerika Serikat hingga akhir Agustus 2026 sehingga tak menghadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT RI.
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Dinkes Sleman mencatat 165 bidan membuka praktik mandiri. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan terintegrasi dengan SISDMK.
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Gus Yahya menyebut Muktamar ke-35 NU fokus membahas program lima tahun dan penyegaran kepemimpinan. Cabang Kalsel mendorongnya maju lagi.
Polisi mengungkap motif perusakan bendera Merah Putih di Bantul dan palang pintu KA di Sleman yang dilakukan S (24).