Polisi Irak Tembaki Massa, Ratusan Orang Tewas

Ilustrasi penembakan - Ist/Antara
07 Oktober 2019 14:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BAGHDAD - Aksi protes lanjutan antara pasukan keamanan Irak dan massa antipemerintah pada Minggu (6/10/2019) menewaskan sedikitnya delapan orang. Dengan demikian, memasuki hari ke-6 kerusuhan, jumlah warga tewas lebih dari 100 orang dan sedikitnya 6.000 lainnya terluka.

Sebanyak delapan orang tewas di Baghdad timur, menurut sumber kepolisian, setelah aparat yang diperkuat pasukan bersenjata menggunakan tembakan langsung. Massa turun ke jalan tak lama setelah pemerintah mengumumkan reformasi, yang berupaya meredam kemarahan terhadap pengangguran dan kasus korupsi.

Kerusuhan tersebut menjadi tantangan politik dan keamanan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi sejak ia dilantik tahun lalu. Aksi protes memunculkan kembali kekhawatiran serentetan kekerasan baru yang dapat menjadi magnet bagi kelompok-kelompok gerilyawan dan yang dieksploitasi oleh ISIS.

Sebelum bentrokan terbaru di distrik Sadr City di ibu kota, juru bicara Kementerian Dalam Negeri menyebutkan 104 orang tewas, termasuk delapan anggota pasukan keamanan, akibat kerusuhan yang meletus sejak Selasa (1/10/2019).

Ia melaporkan 6.107 orang lainnya terluka, lebih dari 1.000 di antaranya polisi dan pasukan keamanan. Puluhan bangunan juga ikut dibakar, katanya, menambahkan. Namun, ia membantah pasukan keamanan menembaki langsung para pengunjuk rasa.

Sumber : Antara