Komnas HAM Desak Evaluasi Polda Jateng Terkait Penggerebekan Pesantren Putri
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Pengendara melintasi Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar saat kerusuhan terjadi di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). /ANTARA FOTO- Marius Wonyewun
Harianjogja.com, JAKARTA-- Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw memastikan kondisi keamanan di Wamena mulai kondusif pasca terjadinya kerusuhan. Pada Senin (7/10/2019) hari ini, aktivitas sekolah dan perkantoran di Pemkab Jayawijaya sudah mulai normal.
“Bupati dan ASN akan memulai aktivitas pemerintahan hari ini, sambil melakukan recovery dan rehabilitas, semua aktivitas warga harus sudah bergerak,” kata Paulus Senin (7/10/2019).
Paulus mengungkapkan, pantauan di Kota Wamena, aktivitas warga sudah mulai normal. Pasar, kios dan toko-toko sudah mulai buka seperti biasa. Termasuk dengan kendaraan yang sudah hilir mudik di jalan raya.
Untuk membuat situasi tetap kondusif, satu kompi Brimob tambahan dari Kalimantan Timur tiba di Wamena, Minggu (6/10/2019). Penambahan anggota Brimob dilakukan untuk menjamin keamanan warga setempat.
"Sementara pengungsi yang bertahan di sejumlah titik pengungsian sudah mulai berkurang," ujar Paulus.
Selain itu, kata Paulus, jika pun masih terlihat pengungsi di Polres dan Kodim Jayawijaya, ini dikarenakan warga masih ragu dan khawatir dengan situasi yang ada.
“Silahkan kembali beraktivitas, kembali ke rumah masing-masing dan kami, aparat keamanan, Brimob, TNI dari Batalyon dan Kodam sudah berada di Wamena. Pengamanan kami berlapis. Warga diharapkan lebih tenang dan kembali beraktivitas seperti semula,” katanya.
Paulus menambahkan termasuk kepada warga yang mengungsi ke Jayapura atau lokasi lainnya, untuk kembali ke Wamena.
“Silakan hidupkan kembali perekonomian di Wamena, termasuk aktivitas sekolah. Aparat ada di Wamena untuk menjaga warga, termasuk menjaga sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Kajian Celios memperkirakan kerugian kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp224,65 triliun, dengan potensi 41,89 juta orang terdampak ISPA.
Pemprov Jawa Tengah mengumpulkan 31.032,44 liter minyak jelantah dari 60.680 ASN dan pegawai BUMD hingga meraih penghargaan MURI.
BPS mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 3,23%. Cabai rawit, beras, bensin, dan tarif pesawat menjadi penyumbang inflasi.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.
Pemuda Kulon Progo menyoroti kenaikan biaya hidup, sulitnya mencari kerja, hingga pajak pembalut yang dinilai menambah beban perempuan.