Advertisement
Jumlah Penyintas Pascagempa Maluku Meningkat
Warga tidur tenda pengungsian halaman Masjid Al-Khairaat pascagempa di Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (14/7/2019). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah penyintas Pascagempa Maluku mengalami peningkatan.
Agus Wibowo selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) nengatakan bahwa Data Posko Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi Provinsi Maluku per Sabtu (5/10/2019), pukul 18.00 WIT mencatat jumlah penyintas mencapai 135.875 orang.
Advertisement
"Sehari sebelumnya jumlah penyintas sebanyak 111 ribu jiwa," ujarnya melalui keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Minggu (6/10/2019).
Menurutnya kenaikan jumlah pengungsi disebabkan berapa faktor seperti gempa susulan yang masih dirasakan oleh warga.
BACA JUGA
BMKG mencatat gempa susulan hingga Sabtu (5/10/2019), pukul 21.00 WIT mencapai 1.077 kali dan gempa yang dirasakan mencapai 116 kali.
Tiga hari terakhir gempa susulan memiliki magnitudo yang cukup signifikan antara M 3,5 hingga 4,4.
Di samping itu, kenaikan angka pengungsi khususnya di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) disebabkan berita palsu atau hoaks. Informasi yang beredar melalui mulut ke mulut bahwa tanggal 9 Oktober 2019 nanti akan ada gempa besar.
Faktor selanjutnya warga mengungsi karena ada informasi akan adanya bantuan. Namun tidak spesifik bantuan seperti apa yang diharapkan oleh warga yang sebelumnya pernah mengungsi.
Data posko juga mencatat total jumlah rumah rusak mencapai 6.975 unit. Jumlah rusak berat mencapai 1.914 unit dengan rincian Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) 1.339, SBB 285 dan Kota Ambon 230.
Sedangkan rumah rusak sedang, total di Kabupaten Malteng 1.101 unit, SBB 469 dan Kota Ambon 241. Pada kategori rusak ringan mencapai 3.250 unit dengan rincian di Malteng
2.641 unit, Kota Ambon 546 dan SBB 333.
Seperti diketahui bahwa gempa dengan kekuatan M 6,5 pada 26 September lalu telah menyebabkan 37 orang meninggal dunia. Sebagian besar korban disebabkan karena tertimpa bangunan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Menggendong Adik di Bangku Sekolah, Keteguhan Hati Siswi SD Gembongan
- DKPP Bantul Perkuat Budi Daya dan Olahan Singkong Perbukitan
- SAR Tambah 17 Alat Berat Percepat Pencarian Korban Longsor Cisarua
- KPK Terapkan AI untuk Saring LHKPN, Uji 1.000 Pejabat Negara
- Ibu Rumah Tangga Bangun Aset Keluarga lewat Program Miss Cimory
- Mayat Pria Penuh Luka Ditemukan di Gumuk Pasir Parangtritis
- Pentas Seni Kaliurang Dipacu untuk Pulihkan Wisata Sleman
Advertisement
Advertisement




