Penggeledahan Ponpes oleh Polda Jateng, PBNU Minta Warga Sukoharjo Menahan Diri
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
KH Maruf Amin saat turun dari kendaraan diterima oleh KH Khairul Fuad yang juga menantu KH Atabik Ali Maksum dalam kunjungan di Ponpes Al Munawwir Krapyak Yogyakarta, Minggu (14/10/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, SERANG--Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin meminta kepada kader Ansor dan Banser harus menjadi dinamo untuk menggerakan semua pihak.
"Karena GP Ansor adalah gerakan, maka Ansor harus bergerak dan mampu menjadi dinamo. Dinamo itu mampu menggerakkan semua, beda dengan gasing, dia hanya bergerak sendiri. Jangan jadi seperti gasing. Bukan hanya berputar-putar, tapi jadi dinamo yang bisa menggerakan semuanya," ujar Ma\'ruf Amin yang juga pengasuh Pesantren An Nawawi ini.
Pada acara Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan VII yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Tanara, Serang, Banten, Selasa, Ma\'ruf berpesan agar Ansor dan Banser tetap membela agama dan negara.
"Membela agama dalam pengertian mengawal agama supaya tidak dipahami secara salah. Membela negara berarti juga bahwa negara ini dibangun atas dasar konsensus nasional, di mana penyampaian aspirasi tidak boleh keluar dari kesepakatan," tuturnya.
Dia sependapat kader Ansor mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk menumbuhkan potensi ekonomi umat, seperti melahirkan start up atau jaringan rintisan yang bisa mengonsolidasikan potensi NU.
Pembukaan PKN tersebut juga dihadiri jajaran Mustasyar PBNU, di antaranya KH Ma’ruf Amin, KH Mustofa Bisri, Abuya Muhtadi Dimyathi, TGH Turmudzi, serta KH Machasin. Selain jajaran Mustasyar, pembukaan juga dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj serta sejumlah pejabat di lingkungan TNI/Polri, dan Pemda Banten.
Dalam pembukaan di pesantren asuhan Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin ini, Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, PKN dilakukan untuk mempersiapkan pemimpin masa depan, mencetak kader yang penuh integritas, dan profesional.
"Kiai Mustofa menyampaikan pesan kepada Ansor dan Banser, Kalau ada yang merendahkan Ansor dan Banser tidak usah kecil hati. Sebab Ansor dan Banser raksasa. Mereka kecil. Tidak ada alasan yang besar, raksasa, itu takut pada yang kecil," tegasnya.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam pidatonya juga berpesan kepada Ansor agar berani mengatakan iya jika itu memang benar, dan berani mengatakan tidak pada sesuatu yang bathil. Kepada Ansor dan Banser, Kiai Said berpesan empat hal agar Ansor dan Banser tetap berlaku profesional dan proporsional.
"Kedua, Ansor juga harus mampu membangun jaringan kerja sama dengan berbagai pihak. Ketiga, juga harus menguasai teknologi, dan terakhir harus bertanggung jawab terhadap nasib NU dan Ansor sendiri," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.
Mario Aji gagal finis di Moto2 Malaysia setelah terjatuh pada lap kedua. Pembalap Indonesia itu kini membidik hasil lebih baik di Qatar.