Viral Dugaan Perundungan Siswa MTs di Pati, Sekolah Bantah Bullying
Kasus siswa MTs di Pati yang mengalami putus dua jari masih diselidiki polisi. Sekolah membantah terjadi perundungan dan menyebutnya kecelakaan.
Warga sedulur sikep di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, kabupaten Kudus, Jawa Tengah membakar sampah untuk dicetak menjadi paving block. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)
Harianjogja.com, KUDUS — Warga Sedulur Sikep di Kecamatan Undaan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah memiliki ide kreatif untuk mengurangi sampah plastik di daerahnya dengan mengubahnya menjadi paving block dan hiasan dinding selayaknya batu alam.
Warga Sedulur Sikep, Gunondo, ide membuat hiasan dinding dan paving block dari sampah plastik merupakan ide dirinya bersama temannya yang bernama Nur Hadi serta dibantu Arifin yang sama-sama dari Kecamatan Undaan. "Karena pemerintah tengah menggalakkan pengurangan sampah plastik, maka saya sebagai masyarakat biasa mencoba untuk ikut menjaga lingkungan agar bebas dari sampah, terutama sampah plastik," ujarnya di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (20/8/2019).
Salah satunya, kata dia, adalah dengan mengubah sampah plastik menjadi hiasan dinding atau selama ini masyarakat menyebutnya batu alam hiasan dinding rumah serta menjadi paving block untuk mempercantik halaman rumah. Pembuatan paving block dan hiasan dinding itu dimulai sejak sepekan, sedangkan persiapannya dimulai sejak sebulan yang lalu.
Alat untuk mencetak pembuatan paving block maupun hiasan dinding diakuinya masih sederhana karena dibuat sendiri dengan modal patungan dari tiga orang. "Jika ditotal, modal usaha untuk pembuatan alat bisa mencapai Rp6 jutaan, sedangkan saya hanya Rp2,5 juta dari hasil penjualan burung murai batu," ujarnya didampingi Nur Hadi.
Dalam pembuatannya, Gunondo yang merupakan warga Sedulur Sikep di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu dibantu temannya bernama Nur Hadi yang merupakan warga Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kudus. Tujuan utama pembuatan paving block maupun hiasan dinding, katanya, untuk mengurangi sampah plastik yang susah diurai.
Nur Hadi menambahkan hingga sekarang batu tempel plastik untuk hiasan dinding berukuran 20 cm x 40 cm yang dibuat mencapai 17 m2, sedangkan paving berdiameter 12 cm dengan ketebalan 4 cm berkisar 3 m2. Untuk mendapatkan sampah plastik saat sekarang, dirinya harus membeli ke pengepul sampah dengan harga berkisar Rp150.000 untuk setiap tiga kuintal. Ketika dibeli, sampah itu masih campur aduk.
"Harapannya, di Desa Karangrowo ini ada bank sampah sehingga sampah plastik yang tidak bisa dimanfaatkan bisa diubah menjadi paving block maupun hiasan dinding," ujarnya.
Paving block dan hiasan dinding buatan mereka memang kurang sempurna, karena mereka berencana untuk mempercantiknya dengan menambah bahan akrilik agar lebih menarik. Usaha itu juga baru sebatas uji coba karena sebagian paving block yang dibuat baru diujicobakan pemanfaatannya untuk pengerasan halaman rumah milik Nur Hadi.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, pembuatan hiasan dinding membutuhkan waktu 13 menit mulai dari pembakaran sampah plastik, pencetakan, pendinginan dengan air, sedangkan untuk perapiannya bervariasi karena ketika cetakannya sempurna tidak membutuhkan waktu yang lama. Sementara pembuatan paving membutuhkan waktu sekitar 27 menit mulai dari pembakaran sampah plastik hingga pencetakannya serta pendinginan setelah dicetak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus siswa MTs di Pati yang mengalami putus dua jari masih diselidiki polisi. Sekolah membantah terjadi perundungan dan menyebutnya kecelakaan.
Thailand juara Grup B Piala AFF 2026 dan Malaysia lolos semifinal. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melaju ke empat besar.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 8 Agustus 2026 akibat kebakaran. Luas area terbakar mencapai 176 hektare dan api menuju B29.
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.
Profil Jorge Messi, ayah sekaligus manajer Lionel Messi yang berperan dalam karier, kontrak, bisnis, hingga perjalanan Messi ke Barcelona.
PSS Sleman menang 1-0 atas Kendal Tornado FC. Pieter Huistra puas memberi menit bermain 45 menit kepada dua komposisi tim berbeda.