Masyayikh NU Tekankan Adab Munas dan Peran Pesantren
Masyayikh NU tekankan adab Munas 2026, tolak perubahan AHWA, dan minta pesantren tetap jadi pusat organisasi.
Mobil dinas. /Ist- Dok Setkab
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah berencana mengganti mobil dinas Menteri dan pejabat setingkat. Sering mogok mobil dinas VVIP Presiden, Menteri hingga Pejabat menjadi alasannya.
Tercatat, anggaran untuk pengadaan mobil dinas baru bagi para menteri atau pejabat setingkat menteri ini lebih dari Rp147 miliar.
Menurut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mobil yang saat ini dipakai oleh para Menteri untuk operasional sudah waktunya untuk diganti. Bahkan Luhut mengaku jika mobil miliknya beberapa kali mengalami mogok. Luhut pun mendukung jika mobil dinas Menteri diganti.
“Mobil sudah pada mogok beberapa kali masak gitu aja diomongin heran saya. Saya aja sudah ganti mobil baru,” ujarnya saat ditemui di Kantor BPK, Jakarta, Jumat (23/8/2019).
Menurut Luhut, penggantian mobil menteri seharusnya tidak dibahas terlalu berlarut-larut. Karena pergantian mobil untuk menteri ini sudah menjadi hal wajar.
“Ya iyalah [setuju ganti mobil Menteri] pertanyaan yang enggak-enggak aja,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Masyayikh NU tekankan adab Munas 2026, tolak perubahan AHWA, dan minta pesantren tetap jadi pusat organisasi.
ISI Jogja menggelar pameran seni bertema Post-Machine Algorithm yang membahas dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia seni.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.