IFG Dorong UMKM Jogja Naik Kelas Lewat Literasi Keuangan
Penguatan literasi keuangan dinilai menjadi salah satu kunci agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu berkembang dan naik kelas.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk membahas perkembangan modus peredaran gelap yang kian kompleks di wilayah perkotaan.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan diskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Badan Narkotika Nasional Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Sabtu dini hari.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN yang sebelumnya pernah menjabat Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya itu membahas berbagai langkah strategis terkait pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang kini semakin canggih, terutama di kawasan perkotaan besar di seluruh Indonesia.
Melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), disebutkan bahwa Suyudi juga memaparkan sejumlah capaian BNN dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika serta penyitaan barang bukti sebelum beredar di masyarakat.
“Termasuk keberhasilan pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika dan penyitaan berbagai jenis narkotika sebelum beredar di masyarakat,” tulis unggahan tersebut.
Salah satu perhatian utama dalam pembahasan tersebut adalah meningkatnya potensi penyalahgunaan rokok elektronik atau vape yang dapat dimanfaatkan sebagai media konsumsi zat berbahaya, sehingga memerlukan pengawasan dan edukasi yang lebih intensif kepada masyarakat.
Selain itu, edukasi kepada generasi muda menjadi fokus penting dalam rangka memperkuat kesadaran akan bahaya narkotika di tengah berkembangnya modus baru penyalahgunaan zat adiktif.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antar lembaga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus meningkatkan edukasi publik demi melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kasus narkoba di Indonesia hingga kini masih menjadi tantangan besar yang mengancam masa depan bangsa, terutama generasi muda. Sebagai negara kepulauan yang luas, Indonesia sering kali menjadi target utama jaringan sindikat narkotika internasional karena letak geografisnya yang terbuka dan potensi pasar yang besar.
Pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian terus memperketat pengawasan serta menerapkan tindakan tegas bagi para pengedar. Namun, penyelesaian masalah ini tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum; diperlukan juga edukasi yang masif di lingkungan keluarga dan sekolah serta program rehabilitasi yang efektif guna memutus rantai ketergantungan dan menekan angka penyalahgunaan secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penguatan literasi keuangan dinilai menjadi salah satu kunci agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu berkembang dan naik kelas.
5 sikap profesional yang membuat karyawan dihormati di kantor, mulai dari integritas, kerja sama tim, hingga menjaga kepercayaan klien.
Kasus dugaan perundungan dan kekerasan psikologis di SMAN 2 Bantul kini ditangani DP3APPKB Bantul melalui proses asesmen objektif tanpa intervensi.
Rekomendasi HP RAM 8 GB harga Rp1 jutaan terbaik 2026. Cocok untuk multitasking, media sosial, hingga game ringan.
Gibran Rakabuming membagikan tiga sepeda dan dua alat musik kepada peserta Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengikuti Gowes FBE UII 2026 sejauh 23 km sambil bernostalgia di almamaternya