Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, termasuk membahas perkembangan modus peredaran gelap yang kian kompleks di wilayah perkotaan.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan diskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Badan Narkotika Nasional Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Sabtu dini hari.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN yang sebelumnya pernah menjabat Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya itu membahas berbagai langkah strategis terkait pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang kini semakin canggih, terutama di kawasan perkotaan besar di seluruh Indonesia.
Melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), disebutkan bahwa Suyudi juga memaparkan sejumlah capaian BNN dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika serta penyitaan barang bukti sebelum beredar di masyarakat.
“Termasuk keberhasilan pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika dan penyitaan berbagai jenis narkotika sebelum beredar di masyarakat,” tulis unggahan tersebut.
Salah satu perhatian utama dalam pembahasan tersebut adalah meningkatnya potensi penyalahgunaan rokok elektronik atau vape yang dapat dimanfaatkan sebagai media konsumsi zat berbahaya, sehingga memerlukan pengawasan dan edukasi yang lebih intensif kepada masyarakat.
Selain itu, edukasi kepada generasi muda menjadi fokus penting dalam rangka memperkuat kesadaran akan bahaya narkotika di tengah berkembangnya modus baru penyalahgunaan zat adiktif.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antar lembaga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus meningkatkan edukasi publik demi melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kasus narkoba di Indonesia hingga kini masih menjadi tantangan besar yang mengancam masa depan bangsa, terutama generasi muda. Sebagai negara kepulauan yang luas, Indonesia sering kali menjadi target utama jaringan sindikat narkotika internasional karena letak geografisnya yang terbuka dan potensi pasar yang besar.
Pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian terus memperketat pengawasan serta menerapkan tindakan tegas bagi para pengedar. Namun, penyelesaian masalah ini tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum; diperlukan juga edukasi yang masif di lingkungan keluarga dan sekolah serta program rehabilitasi yang efektif guna memutus rantai ketergantungan dan menekan angka penyalahgunaan secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 24 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.