Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Tri Susanti/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Siapa salah satu aktor dalam demo di asrama mahasiswa Papua, di Jawa Timur belakangan terungkap. Demo bermuatan rasis itu berujung kemarahan besar-besaran warga Papua.
Tri Susanti, diketahui sebagai koordinator lapangan aksi organisasi kemasyarakatan Surabaya, salah satu perwakilan masyarakat yang mendatangi Asrama Mahasiswa Papua (AMP).
Nama Tri Susanti kembali bikin geger setelah menjadi bahan perbincangan di media-media sosial. Bahkan, Tri Susanti menjadi topik terpopuler di lini massa Twitter. Siapakah dia?
Dalam tayangan di stasiun televisi iNews, Tri Susanti sempat diwawancarai. Dia mengaku menyaksikan perusakan bendera merah putih di asrama Papua, Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur.
"Setelah ditinggal, ternyata bendera tersebut dimasukkan ke selokan dan (tiangnya) dipatah-patahkan, ini yang akhirnya menimbulkan kemarahan dari ormas dan masyarakat," klaim Tri Susanti yang mengenakan topi dan kemeja jin saat diwawancarai.
Melalui jejak digital, beberapa kali Tri Susanti tepergok berada di beberapa aksi massa selama pemilihan presiden 2019.
Ini 3 kemunculan Tri Susanti seperti dirangkum SUARA.com, Rabu (21/8/2019):
1. Demo penolakan Prabowo di Tambak Deres
Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @AnakKolong_, terlihat sosok mirip Tri Susanti yang mengenakan jaket berwarna biru jins dengan emblem garuda merah di dada kirinya.
"Berikut ini aksi Tri Susanti saat masa kampanye Pilpres 2019 yg muncul pada situasi yang potensial \'ditrigger\' untuk terjadinya kerusuhan," cuit akun @AnakKolong_
Pada narasi yang disebutkan dalam video tersebut, terjadi ketegangan antara pendukung Presiden Joko Widodo dan seorang \'emak-emak\' pendukung Prabowo Subianto, calon presiden kala itu.
Peristiwa tersebut bermula ketika pendukung Jokowi mengadang kunjungan Prabowo ke jemaah Thoriqoh Syathoriyyah, Tambak Deres, Kenjeran, Surabaya, pada 19 Februari 2019.
Terlihat di video itu, adu mulut beberapa ibu pendukung Jokowi dengan Tri Susanti. Tri Susanti itu tampak menunjuk-nunjuk ibu pendukung Jokowi. Di tayangan tersebut, Tri Susanti juga sempat memberikan pernyataan.
"Kita sesuai izin mengadakan acara di pondok, tapi mereka selalu mengadang. Setiap ada kunjungan capres 02, mereka selalu mengadang. Kita tidak pernah melawan ke capres 01, tapi untuk kali ini kita siap mengadang, melawan mereka," kata Tri Susanti seperti dituliskan dalam tayangan itu.
2. Aksi Anti Aliansi Mahasiswa Papua
Lagi-lagi, sosok Tri Susanti tepergok dalam aksi massa yang berujung ricuh. Hal ini juga terlihat dalam video lain yang diunggah oleh akun Twitter @AnakKolong_.
"Aksi Aliansi Mahasiswa Papua Sabtu 1 Desember 2018 berlangsung ricuh. Lagi-lagi ada Tri Susanti dalam pusaran aksi yang ricuh tersebut," cuit akun @AnakKolong_.
Dalam aksi tersebut, terlihat wanita yang merupaka caleg Gerindra itu mengenakan seragam loreng. Berulang kali dia teriak lantang ke arah para mahasiswa Papua yang berunjuk rasa.
3. Jadi saksi tim hukum Prabowo di MK
Bukan cuma itu, Tri Susanti juga pernah menjadi saksi dari tim hukum kubu Prabowo Subianto dalam sidang gugatan hasil pemilihan presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam sidang tersebut, Tri Susanti membeberkan membeberkan kejanggalan soal daftar pemilih tetap (DPT) di lingkungan tempat tinggalnya di Surabaya.
Bukan cuma itu, dia juga menguak ada 5 nama misterius yang masuk daftar pemilih di kediamannya. Kelima nama yang beralamat di rumah orang tuanya itu baru diketahui menjelang pemungutan suara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.