Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Paskibraka Rangga Wirabrata Mahardika mendapat sepeda dari Presiden Jokowi./Okezone-Fakhrizal Fakhri
Harianjogja.com, JAKARTA – Salah satu anggota Paskibraka, pengerek bendera diberi hadiah oleh Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo menggelar ramah tamah dengan paskibraka dan Gita Bahana Nusantara dalam rangka 74 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam acara ini, Jokowi juga sempat memanggil Rangga Wirabrata Mahardika (16), paskibraka nasional wakil Jawa Barat.
Kepala Negara memanggil siswa SMA Presiden, Cikarang, Jawa Barat, itu karena melihat Rangga gugup saat mengerek Sang Saka Merah Putih.
"Tadi siapa yang mengerek bendera? Coba maju. Siapa namanya ya? Rangga," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (17/8/2019).
"Kenapa merasa gugup," kembali Jokowi bertanya.
"Agak gugup saat langkah ke tiang bendera. Pas di tiang baru gugup," jawab Rangga.
Jokowi melihat dari layar monitor Rangga gugup saat mengerek bendera. Ia mengatakan, meski tidak terlalu tampak, bisa dirasakan ada rasa ketidakpercayaan diri pada Rangga saat menunjukkan aksi menaikkan bendera di Istana Merdeka.
"Ya meskipun enggak salah, tapi kelihatan agak grogi dikit, sehingga harus ambil napasnya kelihatan. Saya melihat di TV itu," ujar Jokowi.
Rangga tidak menjawab terlalu banyak pertanyaan Jokowi. Namun, siswa yang bercita-cita menjadi anggota Polri ini mengaku memiliki masalah dalam kepercayaan diri.
"Bawaan saja mungkin, pak. Grogi," singkat Rangga.
"Ya sudah, makasih. Mungkin ada beban apa gitu. Apa ingat pacar di rumah sehingga gugup," kelakar Jokowi.
Para paskibraka itu kemudian kompak bersama-sama meminta agar Rangga diberi hadiah sepeda seperti kebiasaan Jokowi saat melontarkan kuis dalam setiap acara yang dihadiri.
"Sepeda, sepeda. Dikasih sepeda," teriak para paskibraka dengan antusias.
"Rangga, saya beri sepeda. Diambil saja," tambah Jokowi.
Usai mendapat sepeda, Rangga mengucapkan rasa terima kasih. Ia pun tidak menyangka akan diberi hadiah sepeda saat dipanggil ke panggung.
"Saya gugup karena sudah tiga bulan latihan dan harus menunjukkan yang terbaik. Saya sudah mencoba melakukan yang terbaik. Terima kasih banyak, Pak Jokowi. Maaf tadi pagi saya agak grogi. Namun, saya sudah mencoba yang terbaik," katanya.
Menariknya, Rangga tidak akan menggunakan sepeda pemberian Jokowi tersebut. Ia menyatakan bakal kembali menghadiahi sepeda itu kepada sang kakak.
"Mungkin buat kakak di rumah, soalnya saya sudah punya sepeda," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.