Kapal Induk Pertama TNI Bernama KRI Sriwijaya-100, Ini Alasannya
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Pramuka
Harianjogja.com, JAKARTA--Direktur pembinaan pendidikan khusus Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menyelenggarakan kegiatan penguatan pendidikan karakter melalui perkemahan kepramukaan untuk anak berkebutuhan khusus.
"Ini merupakan bagian dari program kerja sama Kemendikbud untuk menyambut hari Pramuka ke 58," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur Jakarta, Selasa (13/8/2019).
Muhadjir mengatakan dalam acara tersebut, para peserta punya kesempatan untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan penguatan karakter sesuai dengan tingkat kemampuan yang dimiliki masing-masing. Agar mereka bisa menggali potensinya seoptimal mungkin agar nanti menjadi anak-anak yang mandiri yang bisa menyelesaikan dan mengatasi masalah di negeri ini
"Kakak pembinanya harus lebih tekun, lebih tertantang, untuk mengantar adik-adiknya yang berkebutuhan khusus," ujar Muhadjir.
Berbagai macam pelatihan yang diberikan kepada anak-anak tersebut disesuaikan dengan kebutuhan zaman misalnya dengan pelatihan mitigasi bencana, tentang kebencanaan, kemudian pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK), dan penguatan karakter untuk menjaga sikap mental yang lebih bagus.
"Kegiatan yang akan dilakukan dalam giat ini adalah kegiatan keterampilan hidup dari barang barang bekas, permainan dan simulasi bagaimana menghadapi bencana gempa, permainan penguatan karakter yang mengandung nilai nilai religius, integritas, mandiri, nasionalis dan gotong royong. Kami berharap adik adik sesudah mengikuti kegiatan ini bisa mandiri dan berkarakter," ujar Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Kwarnas Pramuka, Bachtiar di Jakarta, Selasa.
Kegiatan itu diikuti peserta didik Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) Tuna netra, Tuna rungu, Tuna grahita ringan, Tuna daksa, dan Pendamping dari 34 provinsi seluruh Indonesia dengan jumlah peserta 816 orang peserta dan pendampingnya.
Masing-masing provinsi mengirimkan empat orang wakilnya yang terdiri dari dua orang laki-laki dan perempuan. Rencananya besok, semua peserta dan pembina pendamping ikut menjadi peserta Hari Pramuka yang ke 58 di Lapangan Utama Buperta yang menurut rencana akan dihadiri pembina upacara, Presiden Joko Widodo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KSAL Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 yang terinspirasi kejayaan maritim Nusantara.
Kemenhub mengalokasikan Rp10,90 triliun untuk keselamatan transportasi dari pagu anggaran 2027 sebesar Rp32,93 triliun.
Ditjenpas Jabar menyebut belum menemukan indikasi Ferdy Sambo mendapat fasilitas khusus di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Komisi XIII DPR segera memanggil pejabat Imipas untuk menindaklanjuti temuan fasilitas berstandar apartemen di Lapas Cibinong.
Provinsi Jawa Tengah kembali menyabet penghargaan sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah(TPID) Provinsi berkinerja terbaik 2026.