Advertisement
Satu Keluarga di Serang Ternyata Dibantai Penyerang Bertopeng
Rumah korban pembunuhan satu keluarga di Serang. - Suara.com/Yandhi
Advertisement
Harianjogja.com, SERANG - Kasus pembunuhan satu keluarga di Serang, Banten perlahan terkuak.
Kapolres Serang Kota AKBP Firman Efendi mengungkapkan, pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Banten berjumlah dua orang dan mengenakan topeng.
Advertisement
Kepastian tersebut setelah penyidik melakukan pemeriksaan kepada saksi kunci Siti Sadiyah (24) di RSUD Cilegon.
"Istrinya sempat kita wawancarai kalau pelaku itu mengetuk pintu, kemudian masuk ke dalam rumah dua orang sudah mengenakan topeng dan melakukan perbuatan itu (pembunuhan)," kata Kapolres, Jakarta, Selasa (13/8/2019).
BACA JUGA
Dijelaskan Kapolres, topeng yang digunakan pelaku untuk menutupi identitasnya. Namun, pelaku tidak ada upaya paksa untuk masuk ke dalam rumah, karena tidak ditemukan kerusakan pada bagian pintu.
"Saat ini, korban selamat sudah siuman tapi masih trauma sehingga sulit untuk dimintai keterangan. Yang jelas ada dua pelaku kata saksi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
Advertisement
UGM Jelaskan Tanah Bergerak di Tegal Bertipe Rayapan, Berbahaya
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- MA Tolak Kasasi Jaksa, Windu Aji Bebas dari TPPU Nikel Antam
- Dishub Jogja Butuh Mobil Derek Tertibkan Parkir Liar
- Lebaran 2026, 82.295 Tiket KA dari Jogja Sudah Terjual
- Tjokro Style Yogyakarta Hadirkan Nusarasa di Ramadhan 2026
- Gempa Pacitan dan Bantul, BMKG Minta Publik Tak Berspekulasi
- Simak Tips Berburu Tiket Kereta Api Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement



