Demokrat Sarankan Gibran dan Kaesang Tak Ikut Pilkada Solo, Khawatir Birokrasi Akan Overacting

Gibran Rakabuming Raka (kiri), Bobby Nasution (tengah), Kaesang Pangarep (kanan). - Instagram@kaesangp
02 Agustus 2019 22:57 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, dijagokan menjadi calon Wali Kota Solo pada Pilkada 2020.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyarankan kedua kakak beradik tidak mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah untuk saat ini. 

“Karena jika sekarang anak presiden yang maju, biasanya yang di bawah overacting. Mau cari muka. Ini perilaku di Indonesia,” kata Jansen di Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Menurut Jansen, apabila Gibran dan Kaesang maju, ada pihak yang cari muka dan menganggap paling berjasa jika menang nanti. Dari sisi finansial, pasti banyak juga yang memberikan sumbangan. 

Oleh karena itu, apabila mereka ingin menjadi kepala daerah, tunggu Jokowi tidak menjadi presiden lagi. Agar perhelatan juga sportif. 

“Ini sama kaya AHY [Agus Harimurti Yudhoyono, putra Susilo Bambang Yudhoyono]. AHY menjadi calon gubernur DKI Jakarta setelah SBY tiga tahun tidak jadi presiden. Ini dilakukan supaya tidak ada yang overacting,” jelas Jansen. 

Berdasarkan survei yang dilakukan Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi Solo, nama anak Jokowi masuk ke dalam empat tokoh dengan popularitas dan akseptabilitas tertinggi bersaing dengan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa ketua DPRD Solo.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia