Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Achmad Purnomo. (Solopos/Dok)
Harianjogja.com, SOLO -- Wakil Wali (Wawali) Kota Solo Achmad Purnomo enggan mengomentari hasil survei yang menyebut dirinya sebagai kandidat kuat calon wali kota (cawali) pada Pilkada 2020 mendatang.
Namun demikian, Purnomo enggan berkomentar lebih jauh mengenai survei-survei yang menempatkannya di daftar atas tersebut. Purnomo, saat ditemui Solopos.com di sela-sela kegiatannya di Masjid Taman Sriwedari, Jumat (26/7/2019), mengatakan pencalonan sebagai wali kota pada Pilkada 2020 mendatang harus melalui perintah partai pengusungnya yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
“Saya tidak bisa memberikan tanggapan apa-apa, wong itu survei pihak lain. Survei itu kan bisa benar atau tidak. Cawali itu kan melalui partai saya sebagai kader ya harus sesuai perintah. Saya harus taat pada partai kalau diperintah maju ya maju kalau tidak ya tidak. Nanti kalau komentar takutnya nggege mangsa, sesuai perintah partai saja,”ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada rencana mencari partai pengusung lain apabila PDIP tidak mencalonkannya meskipun pada 2005 ia pernah diusung Partai Amanat Nasional (PAN).
“Tidak ada perjanjian khusus saya wakil wali kota terus menggantikan Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo. Visi misi saya dulu sama dengan Joko Widodo sehingga saya siap mengisi Wakil Wali Kota Solo saat itu,” ujarnya.
Menurutnya, pemimpin ideal untuk Kota Solo yakni pemimpin yang dekat dengan masyarakat, mau mendengar dan memenuhi keinginan masyarakat. Kota Solo sebagai Kota Budaya harus dapat dikemas sedemikian rupa dengan kesenian dan budaya sebagai pembuktian kepada kota-kota lain.
Meskipun Kota Solo merupakan kota kecil dan tidak memiliki potensi sumber daya alam. Sebelumnya, nama Achmad Purnomo muncul dalam survei yang dilakukan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo sebagai salah satu figur potensial cawali pada Pilkada Solo 2020.
Selain Achmad Purnomo ada pula nama dua putra Presiden Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 28 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.