Advertisement
Kendaraan Listrik Akan Diberikan Banyak Insentif
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi keynote speaker dalam The 14th Gaikindo International Automotive Conference di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (24/7). - BISNIS.COM/Felix Jody Kinarwan
Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG — Guna mendorong penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air, pemerintah menyiapkan beragam insentif melalui Peraturan Presiden terkait kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan.
Insentif itu diklaim sebagai respons terhadap kebutuhan pelaku industri. Aturan tersebut akan diteken Presiden pada pekan ini.
Advertisement
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, arah pemerintah ialah untuk efisiensi energi dan ketahanan energi sehingga butuh lebih banyak kendaraan yang lebih efisien sehingga Indonesia lebih bersih dari polusi.
"Kalau kita pindah ke baterry electric vehicle [BEV] berarti semua industri pendukung menjadi penting. Ini mendapat percepatan bagi BEV untuk transportasi jalan," ujarnya ketika memberikan sambutan pada Gaikindo International Automotive Conference (GIAC) di Tangerang, Rabu (24/7/2019).
BACA JUGA
Menkeu menjabarkan, beberapa insentif yang disiapkan ialah bea masuk jika mengimpor kendaraan listrik secara terurai lengkap ataupun tidak lengkap dalam jangka waktu tertentu.
Hal itu bertujuan mendorong industri dalam negeri dan mengingkatkan tingkat kandungan lokal.
Selain itu terdapat juga insentif berupa tax holiday untuk kendaraan listrik terintegrasi dengan industri baterai. Terdapat juga tax allowance untuk suku cadang, aksesoris kendaraan bermotor lainnya.
Selain itu terdapat, bea masuk yang ditanggung pemerintah untuk sektor kendaraan listrik, kemudahan impor untuk kebutuhan ekspor.
Dia mengatakan, industri otomotif yang melakukan pelatihan vokasi dan melakukan inovasi dan riset, juga berkesempatan mendapatkan super deductible tax.
"Kami berharap dalam PP dan Perpres ini akan menjadi peraturan yang menciptakan insentif dan arah pengembangan otomotif yang lebih kompetitif berbasis batarai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
Advertisement
Okupansi Hotel di Kulonprogo 70 Persen Didominasi Pemudik
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Advertisement







