Kemenhan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Latsarmil SPPI
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Basuki Tjahaja Purnama (BTP). /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA- Partai Gerindra menyampaikan pesan kepada mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (BTP) alias Ahok yang mengklaim sudah tak mau lagi berpolitik.
Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade enggan menanggapi terlalu jauh ihwal niatan Basuki Tjahaja Puranama yang menyatakan tidak akan kembali ke dunia politik.
Menurut Andre, apa yang dikehendaki oleh Ahok merupakan keputusan pribadinya. Andre pun menghormati dan tidak mau mengomentari banyak.
"Ya kami tentu tidak ingi mengomentari itu ya, itu urusan Pak Ahok. Pak Ahok mau melakukan apapun itu urusan Pak Ahok. Tidak etis kami mengomentari urusan Pak Ahok apalagi soal urusan karier politik Pak Ahok, itu urusan Pak Ahok," kata Andre saat dihubungi, Rabu (24/7/2019).
Namun demikian, Andre berpesan terkait keputusan Ahok. Ia berujar apapun langkah yang akan diambil Ahok ke depannya harus bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Hanya satu pesan, apapun langkah Pak Ahok mari kita bersama-sama jaga kesejukan bangsa dan jaga persatuan bangsa, itu saja pesannya. Kalau urusan karier politik urusan beliau kami tidak ingin mencampuri dan kami hormati urusan beliau," ujar Andre.
Diketahui, Ahok sempat menyatakan tidak akan kembali ke dunia politik yang telah membesarkan namanya, meski telah bebas dari penjara terkait kasus penodaan agama.
Ahok mengatakan sejak bebas pada 24 Januari 2019 lalu, dia tidak memiliki harapan untuk kembali ke politik. Ia menyebut status mantan narapidana penodaan agama mematikan karier politiknya.
"Sudah selesai karier politik saya sebetulnya. Orang mayoritas beragama sudah mencap saya menista," ujar Ahok saat ditemui di di Roosseno Plaza, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).
Selain itu, Ahok juga membeberkan alasan lain, yakni kasus perceraiannya dengan mantan istrinya dulu, Veronica Tan.
"Lalu kelas menengah terutama ibu-ibu marah juga sama saya karena urusan perceriaan dan pernikahan saya. Jadi ya sudah, sebetulnya sudah selesai," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur menegaskan sikapnya bukan berarti pesimistis, melainkan dia ingin membantu orang dengan cara lain yang tidak berkaitan dengan politik.
"Bukan pesimis, saya kan mesti tahu kondisi dan fakta, jadi ya sudahlah, saya juga tidak mau ada yang merasa ambil posisi dia, yang penting saya bisa bantu rakyat, saya pengen jadi host saja, yang penting host saya gak ditahan-tahan deh, jadi host, ya ngelawak lah, aku nyanyi lumayan kok sekarang," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Dinkes DIY mengimbau warga mencukupi cairan dan mengurangi paparan sinar matahari di tengah cuaca panas yang berpotensi meningkatkan risiko ISPA.
Ketua Banggar DPR Said Abdullah menolak usulan kenaikan gaji kepala daerah. Menurutnya, pemerintah perlu memprioritaskan stabilitas fiskal negara.
Zulhas menegaskan pasar karbon nasional harus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan sekaligus menjaga kelestarian hutan Indonesia.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi